“Sebetulnya yang perlu dipikirkan adalah saat rehabilitasi dan rekonstruksinya. Kenapa kejadian ini kok terulang lagi? Ini yang paling paham adalah pemerintah daerah,” kata Suharyanto yang juga mantan Pangdam VIII Brawijaya.
“Kira-kira apa yang harus dibangun agar rehabilitasi dan rekonstruksi bisa menjadi awal untuk mitigasi bencana serupa di masa depan.”
Mengenai rehabilitasi dan rekonstruksi, Kepala BNPB meminta agar pemerintah daerah tak ragu dan segera mengambil kebijakan tersebut, setelah masa pemulihan dari tanggap darurat berjalan dengan baik, sehingga BNPB dapat mendampingi dan memberikan rekomendasi lebih lanjut.
Suharyanto melihat langsung situasi dan kondisi terkini setelah banjir dan longsor, sekaligus memastikan penanganan darurat bencana berjalan dengan baik dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
Ribuan Warga Terdampak Banjir
Ribuan warga Kota Manado terdampak banjir dan tanah longsor, Jumat (27/1). Terdapat lima warga meninggal dunia karena bencana tersebut.
BNPB mencatat bencana banjir di Kota Manado dilaporkan merendam kurang lebih 400 rumah di 34 kelurahan dan 9 kecamatan.
Banjir dengan tinggi muka air yang berkisar antara 0,8 hingga tiga meter itu telah berdampak pada 3.013 KK atau 9.382 jiwa dan merenggut satu korban jiwa.





Komentar tentang post