Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Mitag mendarat di pesisir timur Guangdong, Cina, pada Jumat (19/9) sore.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan berdasarkan analisis radar, Mitag telah mencapai daratan di dekat Shanwei, Tiongkok.
Mitag, terletak 135 km di timur laut Hong Kong, dan telah bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot) selama 6 jam terakhir, kata JTWC.
Mitag akan melanjutkan lintasannya ke arah barat di pedalaman Cina dan diperkirakan akan melemah dengan cepat di daratan. Sistem ini akan menghilang dalam 36 jam.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) Mitag akan bergerak mendekati Muara Sungai Pearl malam ini dan Sabtu (20/9) pagi.
Sistem secara bertahap akan melemah dan melewati sekitar 100 kilometer di utara Hong Kong, kata HKO.
Angin kencang bertiup di sebagian besar wilayah Hong Kong. Topan Mitag membawa hujan deras dan badai petir ke Muara Sungai Pearl. Warga diimbau untuk mewaspadai perubahan cuaca.
Ombak dan gelombang besar sedang terjadi di laut. Warga diimbau untuk menjauh dari pantai dan menghentikan semua aktivitas air.
Dalam satu jam terakhir, kecepatan angin maksimum berkelanjutan yang tercatat di Sha Chau, Tate’s Cairn, dan Ping Chau masing-masing adalah 54, 53, dan 46 kilometer per jam, dengan embusan maksimum masing-masing melebihi 63, 74, dan 58 kilometer per jam, kata HKO.




