Pembatasan interaksi antar manusia dengan manusia lainnya adalah salah satu cara terbaik untuk menghambat penyebaran wabah ini terjadi. Tidak berarti dengan dihentikannya segala aktivitas publik yang melibatkan kerumunan orang, maka aktivitas harian tidak berjalan.
Walau demikian dampak dari pembatasan bertemunya individu dengan individu lainnya secara bersama-sama akan menyebabkan perubahan-perubahan pada kehidupan masyarakat. Berdiam diri di rumah akan menyebabkan manusia menjadi bosan dan mengkhawatirkan kebutuhan-kebutuhan hidup selanjutnya (khususnya pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah).
Namun perlu diingat bahwa ketika aktivitas publik dihentikan bukan berarti masa liburan telah tiba. Sangat perlu diperhatikan bahwa dengan membatasi aktivitas kita di ruang publik akan membantu orang lain, keluarga kita dan diri kita sendiri untuk terhindar dari virus Covid-19.
Menerapkan hidup bersih merupakan hal yang sulit untuk sebagian masyarakat kita. Namun penulis berhipotesis dengan menyadari bahwa virus merupakan partikel kecil yang tidak kasat mata dan bisa berada dimana saja akan membantu meningkatkan kesadaran akan resiko terpapar virus corona.
Tingkatkan Pengetahuan
Penulis mencoba untuk membagi beberapa tips untuk peningkatan kesehatan mental masyarakat yang harus berdiam diri di rumah. Sangatlah wajar jika mengalami kepanikan dan kondisi cemas. Hingga saat ini beberapa WNI yang dari Wuhan masih mengalami trauma ketika mendengar ambulans, ataupun ketika merasakan suhu tubuhnya naik. Pemahaman akan virus Covid-19 akan membantu menurangi rasa cemas.





Komentar tentang post