Darilaut – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi bagian pemenuhan Satuan Kredit Semester perkuliahan mahasiswa, termasuk di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Tahun ini, salah satu lokasi pengabdian KKN UMY berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 61 mahasiswa KKN UMY ditempatkan di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur NTT.
Tim KKN ini terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama, Gema Pelita Nusantara (GPN) terdiri atas 26 mahasiswa yang bertugas di Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Kelompok kedua, Proyek Ekspedisi Nusantara (PENA), terdiri atas 35 mahasiswa bertugas di Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.
Pada Sabtu (15/8) pagi, sepert biasa, mahasiswa KKN UMY yang mendapat tugas piket memasak sedang menyiapkan sarapan untuk hari itu. Mendadak ada getaran kuat dan gerakan bergelombang pada kulit bumi. Guncangan gempa bumi itu sangat kuat.
Gempa bumi dahsyat magnitudo (M) 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), pukul 04.58.24 WIB atau 05.58.24 Wita. Gempa dahsyat ini dengan jarak 30 km timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Berdasarkan peta intensitas guncangan (intensity map), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mencatat guncangan terbesar mencapai skala VII MMI di daerah Aesesa (Kabupaten Nagekeo), Riung (Kabupaten Ngada), Kota Ambai, serta hasil observasi langsung mikro di kawasan Manggarai dan Ruteng. Skala VI MMI terukur di Wolowae (Nagekeo) dan Kota Bajawa, sementara skala V MMI dirasakan di sejumlah kawasan sekitarnya.




