Rabu, Juli 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

KJRI Cape Town Fasilitasi Repatriasi ABK Indonesia

redaksi
28 April 2020
Kategori : Berita
0
KJRI Cape Town Fasilitasi Repatriasi ABK Indonesia

FOTO: KEMLU

Darilaut – Sejumlah anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) di Cape Town, Afrika Selatan, difasilitasi untuk repatriasi.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Cape Town telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi 15 ABK WNI kapal Shinsei Maru No 3 dan 28 ABK WNI kapal Fukukyu Maru No 51 yang bersandar di Pelabuhan Cape Town.

Kapal Fukukyu No 51 telah bersandar di Pelabuhan Cape Town sejak 16 April 2020. Para ABK memutuskan untuk berhenti dan menyelesaikan kontrak kerja.

KJRI Cape Town mendampingi para ABK untuk penyelesaian kontrak dan mengupayakan pemulangan para ABK tersebut. KJRI Cape Town juga berkoordinasi dengan pihak agen kapal.

Hasil koordinasi, telah diputuskan bahwa Kapal Fukukyu Maru No 51 melanjutkan perjalanan kembali selama 20 hari menuju Pelabuhan Ciwandan, Banten dengan para ABK WNI. Kapal tersebut tidak pernah transit di negara episentrum virus corona, sehingga otoritas kesehatan setempat menyatakan para ABK berisiko rendah terinfeksi virus corona.

Setibanya di Indonesia, pihak agen akan mengurus kepulangan para ABK ke daerah asal masing-masing.

Adapun kapal Shinsei Maru No 3 sudah tidak layak beroperasi dan kebijakan lockdown Pemerintah Afrika Selatan mempersulit perbaikan kapal. Seluruh awak kapal yang terdiri dari 28 ABK WNI dan 5 orang Jepang diperbolehkan untuk pulang ke negaranya masing-masing.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Anak Buah KapalKemluVirus Corona
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kasus Virus Corona Tembus 3 Juta

Next Post

Gunakan Layanan Telemedicine Untuk Mencegah Penularan Virus Corona

Postingan Terkait

Mahasiswa UNG Perkuat Eliminasi Tuberkulosis Lewat Edukasi

Mahasiswa UNG Perkuat Eliminasi Tuberkulosis Lewat Edukasi

29 Juli 2026
BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan  Air Bersih di Bone Pantai

BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan  Air Bersih di Bone Pantai

29 Juli 2026

Sejumlah Warga Kesulitan Air Bersih di Bone Bolango

Ahli Meteorologi Kerahkan Kawanan Drone untuk Mengamati Lintasan Topan Noul di Cina Selatan

Aktivitas MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin Mendukung Pembentukan Awan Hujan

El Niño Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla dan Angin Kencang

Potensi Hujan Saat El Niño Menguat

Habitat Ikan Purba Raja Laut Coelacanth di Pulau Talise Akan Diusulkan Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO

Next Post
Mahasiswa UI Ciptakan Platform EndCorona untuk Asesmen Risiko Covid-19

Gunakan Layanan Telemedicine Untuk Mencegah Penularan Virus Corona

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa UNG Perkuat Eliminasi Tuberkulosis Lewat Edukasi

BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan  Air Bersih di Bone Pantai

Sejumlah Warga Kesulitan Air Bersih di Bone Bolango

Ahli Meteorologi Kerahkan Kawanan Drone untuk Mengamati Lintasan Topan Noul di Cina Selatan

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Aktivitas MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin Mendukung Pembentukan Awan Hujan

AmsiNews

REKOMENDASI

Cek Fakta Debat Cawapres, Mahfud MD: Food Estate di Indonesia Gagal, Rugi Dong

Setelah Pelayaran 6 Hari KRI Bima Suci Tiba di Kota Tual

Letusan Gunung Berapi Tonga Telah Menambah Konsentrasi Karbon Dioksida

Siklon Tropis Hayley Menguat Menjadi Kategori 2, Bawa Dampak Cuaca Ekstrem di Bali Hingga NTT

Mengatasi Polusi Dari Sampah Elektronik

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.