Rabu, September 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengatasi Polusi Dari Sampah Elektronik

redaksi
17 Maret 2025
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Mengatasi Polusi Dari Sampah Elektronik

Ilustrasi sampah Elektronik yang berasal dari komputer. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Puluhan juta ton sampah elektronik dihasilkan manusia setiap tahunnya. Gelombang polusi yang berasal dari sampah elektronik tersebut terus melonjak.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sampah ini sarat dengan bahan kimia beracun seperti timbal dan merkuri. Bahan berbahaya tersebut dapat mencemari daratan, laut, dan udara.

Jumlah korban sangat besar di negara berkembang, yang selama beberapa dekade telah menjadi tempat pembuangan elektronik dari negara-negara maju.

Kazakhstan selangkah lebih maju untuk mengatasi dan mengurangi polusi sampah elektronik tersebut.

Adalah Oleg Zaitsev, pria berusia 59 tahun, berada di garis depan upaya global untuk mengumpulkan apa yang disebut para ahli sebagai gelombang pasang polusi yang berasal dari komputer yang dibuang, ponsel, dan limbah elektronik lainnya.

Zaitsev adalah direktur pelaksana sebuah perusahaan yang mendaur ulang elektronik bekas di pabrik Almaty di Kazakhstan.

“Bahan berbahaya dalam limbah elektronik dapat mencemari tanah dan air, mempengaruhi lingkungan dan ketahanan pangan,” kata Zaitsev mengutip Unep.org.

Perusahaannya merupakan bagian dari Alliance for Circular Electronics di Asia Tengah, mitra Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).

“Proses daur ulang yang tepat dapat mengurangi risiko ini,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Limbah ElektronikPolusiSampah ElektronikUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

La Nina di Samudra Pasifik Transisi Menuju Fase ENSO Netral

Next Post

Tiap Tahun Manusia Menghasilkan 62 juta Ton Sampah Elektronik

Postingan Terkait

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

16 September 2026
7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

1.613 Mahasiswa Baru UNG Dapat Dukungan Program Kartu Indonesia Pintar 2026

16 September 2026

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Kemenhub Terbitkan Notice to Mariners KMP Virgo Transport 8, 129 Orang Masih Dalam Pencarian

Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM, Mendiktisaintek: Kemudahan Akses Informasi Harus Diimbangi Kemampuan Berpikir Kritis

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Next Post
Tiap Tahun Manusia Menghasilkan 62 juta Ton Sampah Elektronik

Tiap Tahun Manusia Menghasilkan 62 juta Ton Sampah Elektronik

TERBARU

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

1.613 Mahasiswa Baru UNG Dapat Dukungan Program Kartu Indonesia Pintar 2026

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Kemenhub Terbitkan Notice to Mariners KMP Virgo Transport 8, 129 Orang Masih Dalam Pencarian

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM, Mendiktisaintek: Kemudahan Akses Informasi Harus Diimbangi Kemampuan Berpikir Kritis

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Nalgae Mempengaruhi Hampir 1 Juta Warga Filipina

Badai Ida, Puluhan Ribu Orang Mengungsi dari Louisiana

Egek, Cara Masyarakat Malaumkarta Kabupaten Sorong Menjaga dan Memanfaatkan Sumber Daya Laut

Vietnam Bersiap Menghadapi Topan Wipha

Sektor Perikanan dan Kelautan Bisa Menjadi Penyelamat di Masa Pandemi Covid-19

Pemerintah Kota Gorontalo Fokus Penanganan Sampah dan Banjir

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.