Meskipun demikian, menurut BMKG, potensi hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah. Aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial yang melintasi sebagian Sumatra dan perairan sekitarnya diprakirakan mendukung pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, keberadaan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Bengkulu berpotensi membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di wilayah Samudra Hindia barat Sumatera Barat hingga Bengkulu serta di sekitar pusat sirkulasi tersebut, yang dapat meningkatkan peluang terjadinya hujan.
Sementara itu, peningkatan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 25 knot diprakirakan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan di beberapa wilayah perairan, antara lain Laut Andaman, Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur, perairan selatan Sulawesi Selatan, Laut Banda, dan Laut Arafuru.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah perairan tersebut sehingga perlu menjadi perhatian bagi aktivitas pelayaran dan masyarakat pesisir.
Hari Tanpa Hujan
Hasil monitoring BMKG, Hari Tanpa Hujan (HTH) Dasarian III Juli 2026 menunjukkan sebanyak 1.657 titik pengamatan mengalami Hari Tanpa Hujan Sangat Panjang selama 31–60 hari, sedangkan 306 titik pengamatan lainnya mengalami Hari Tanpa Hujan Ekstrem Panjang lebih dari 60 hari.




