Darilaut – Komisi Oseanografi Antarpemerintah atau Intergovernmental Oceanographic Commission (IOC) merilis laporan terbaru menunjukkan kemajuan dalam observasi laut untuk ketahanan iklim, layanan operasional, kesehatan laut, dan ekonomi berkelanjutan.
Namun laporan tersebut memperingatkan bahwa tanpa investasi yang lebih kuat dan terkoordinasi serta kemitraan yang lebih beragam, sistem observasi vital ini dan layanan yang mendasarinya tetap subkritis dan berisiko.
Dalam siaran pers Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan observasi laut memainkan peran krusial dalam proyeksi iklim yang akurat, prakiraan cuaca dan peristiwa ekstrem, peringatan dini yang tepat waktu, konservasi keanekaragaman hayati, dan ekonomi laut yang berkelanjutan.
Laporan Status Sistem Observasi Laut Global (GOOS) 2025, yang dirilis Kamis (20/11) menunjukkan kemajuan sekaligus kerentanan dalam kapasitas global untuk memberikan informasi penting yang dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat dan melindungi laut kita di planet yang terus berubah.
GOOS, dipimpin oleh IOC UNESCO dan mengoordinasikan sistem global observasi laut berkelanjutan. Laporan interaktif baru ini menawarkan ikhtisar terkini tentang sistem pengamatan laut global dan jaringan pengamatannya yang dipantau oleh OceanOPS, pusat operasional gabungan Organisasi Meteorologi Dunia dan IOC untuk GOOS.




