Melalui rekaman seismograf pada 1 Desember 2020 tercatat 8 kali Letusan/Erupsi, 1 kali gempa Hembusan, 7 kali gempa Tremor Harmonik, 41 kali gempa Hybrid/Fase Banyak. Kemudian, 12 kali gempa Vulkanik Dangkal, 80 kali gempa Vulkanik Dalam, 2 kali gempa Tektonik Lokal dan Tremor Menerus dengan amplitudo 2-16 mm (dominan 6 mm).
Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung, pendaki dan wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 km dari kawah puncak.
Mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan akut (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya, masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ili Lewotolok menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.
Gunung Merapi
Tingkat aktivitas Level III (Siaga) sejak tanggal 5 November 2020 pukul 12:00 WIB. Gunungapi Merapi dengan tinggi 2.968 meter di atas permukaan laut mengalami erupsi tidak menerus.
Melalui rekaman seismograf pada 1 Desember 2020 tercatat 28 kali gempa Guguran, 50 kali gempa Hembusan, 1 kali gempa Low Frekuensi, 292 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, 39 kali gempa Vulkanik Dangkal.
Untuk itu, penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kawasan rawan bencana III direkomendasikan untuk dihentikan.





Komentar tentang post