Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi fenomena Gelombang Rossby dan gelombang Kelvin terpantau aktif di beberapa wilayah Indonesia. Gelombang tersebut dapat mempengaruhi cuaca di beberapa wilayah Indonesia.
Hal ini karena adanya pertemuan serta perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang dapat meningkatkan konvektivitas di atmosfer dan potensi pertumbuhan awan hujan.
Secara umum, menurut BMKG potensi hujan sedang-lebat disertai kilat/petir/angin kencang pada 25 – 30 Oktober 2021 masih dapat terjadi di wilayah provinsi, seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung.
Kemudian Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan. Selain itu, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Sebelumnya, Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) – BMKG juga memantau dua Bibit Siklon Tropis yang tumbuh di Belahan Bumi Utara (BBU) Indonesia.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, mengatakan Bibit Siklon Tropis 98W yang tumbuh di Samudra Pasifik Barat sebelah Timur Filipina tepatnya di 13.5 LU, 140.2 BT dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knots (54 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 1006 hPa.





Komentar tentang post