Kamis, Agustus 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi Lamun di Perairan Gorontalo Teluk Tomini Rusak dan Kurang Sehat

redaksi
2 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Kondisi Lamun di Perairan Gorontalo Teluk Tomini Rusak dan Kurang Sehat

Spesies lamun di lokasi penelitian di perairan Kota Gorontalo. FOTO: KOLEKSI SITTY AINSYAH HABIBIE

Sampel lamun diamati dengan menggunakan kuadrat yang berukuran 1x1m2 dengan jarak antara kuadrat yang satu dengan yang lainnya yakni 5 m.

Kuadrat tersebut dibagi menjadi 4 subkotak sama besar berukuran 50×50 cm2 untuk memudahkan pengamatan lamun pada kuadran. Lamun selanjutnya diidentifikasi menggunakan buku panduan untuk pemetaan dan pemantauan sumber daya lamun.

Secara umum, tutupan lamun di Lokasi penelitian di perairan Gorontalo termasuk pada kategori tutupan jarang-sedang dan berada pada kondisi rusak/ miskin hingga rusak/ kurang kaya/ kurang sehat.

Lamun dengan status rusak/ miskin di perairan Kota Gorontalo dapat disebabkan oleh banyaknya aktivitas penangkapan ikan di wilayah perairan ini, sehingga intensitas lamun dilalui oleh perahu/kapal penangkapan ikan lebih banyak.

Selain itu, keberadaan sampah rumah tangga dan limbah dari wisata kuliner di sekitar lokasi yang terbawa arus Sungai Bone dan Bolango, serta aktivitas pelabuhan yang mengarah ke Kawasan pesisir juga turut memberikan tekanan terhadap ekosistem lamun.

Di perairan Kabupaten Gorontalo, aktivitas penangkapan ikan tidak terlalu tinggi dan tidak ditemukan wisata kuliner di sekitar Lokasi. Dengan kondisi ini dapat mendukung kondisi lamun berada di level setingkat di atasnya yakni rusak/kurang kaya/kurang sehat. (VM)

Halaman 4 dari 4
Sebelumnya1...34
Tags: Ekosistem LamunFakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNGSitty Ainsyah Habibieteluk tominiUNGWorld Seagrass Day
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Akademisi UI Soroti Istilah Bencana Alam, Risiko Diproduksi Secara Sosial

Next Post

Peneliti UNG Temukan 10 Spesies Lamun di Pantai Taula’a Gorontalo Teluk Tomini

Postingan Terkait

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

27 Agustus 2026
Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

Korban Tewas Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Bertambah Menjadi 160 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang

27 Agustus 2026

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

Next Post
Peneliti UNG Temukan 10 Spesies Lamun di Pantai Taula’a Gorontalo Teluk Tomini

Peneliti UNG Temukan 10 Spesies Lamun di Pantai Taula’a Gorontalo Teluk Tomini

TERBARU

Topan Saudel di Laut Cina Timur Diperkirakan Akan Mendarat di Pesisir Zhejiang

Korban Tewas Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet Bertambah Menjadi 160 Orang, Ratusan Wisatawan Hilang

Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, PBB Respon Cepat untuk Dukungan Bantuan

Gerhana Bulan Besok Tak Dapat Diamati di Indonesia

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

AmsiNews

REKOMENDASI

7 Prinsip Literasi Laut, Salah Satunya 80% Belum Dijelajahi

WMO: Energi Terbarukan Landasan Memerangi Perubahan Iklim

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Indonesia Terpilih Sebagai Anggota Dewan FAO Periode 2021-2024

Membangun Sistem Peringatan Dini Handal

KPU RI Monitoring Coklit di Kabupaten Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.