Minggu, Mei 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kondisi Lamun di Perairan Gorontalo Teluk Tomini Rusak dan Kurang Sehat

redaksi
2 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Kondisi Lamun di Perairan Gorontalo Teluk Tomini Rusak dan Kurang Sehat

Spesies lamun di lokasi penelitian di perairan Kota Gorontalo. FOTO: KOLEKSI SITTY AINSYAH HABIBIE

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 1 Maret sebagai Hari Lamun Sedunia (World Seagrass Day). Hal ini untuk meningkatkan kesadaran tentang ancaman terhadap ekosistem lamun.

Pesisir Gorontalo di Teluk Tomini memiliki garis pantai sepanjang 572,5 km, menyimpan potensi sumber daya lamun yang cukup besar.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran, kerapatan, dan status kesehatan lamun di Perairan Teluk Tomini Gorontalo.

Terdapat enam lokasi penelitian di perairan Kota Gorontalo dan di Kabupaten Gorontalo. Lokasi ini mencakup (1) Pantai Leato Selatan Kecamatan Dumbo Raya, (2) Pantai Leato Utara Kecamatan Dumbo Raya, dan (3) Pantai Tanjung Kramat Kecamatan Hulonthalangi.

Kemudian, (4) Pantai Taula’a Kecamatan Bilato, (5) Pantai Biluhu Timur Kecamatan Batudaa Pantai, dan (6) Pantai Botuboluo, Kecamatan Biluhu.

Penelitian ini dengan mengidentifikasi dan mencatat lamun dengan menggunakan metode kuadrat pada transek sepanjang 100 m sejajar garis pantai dan kajian status kesehatan lamun melalui analisis tutupan lamun.

Tutupan Lamun di lokasi penelitian di perairan Gorontalo, Teluk Tomini. GAMBAR: SITTY AINSYAH HABIBIE ET AL

Pengambilan sampel lamun dilakukan pada transek garis sepanjang 100 m sejajar garis pantai. Titik awal transek diletakkan pada jarak 5-10 m dari lokasi pertama kali ditemukannya lamun.

Transek garis dibentangkan berulang kali menyesuaikan panjang kawasan lamun yang ada pada lokasi penelitian. Jarak antara transek garis yang satu dengan lainnya adalah 20 m.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Ekosistem LamunFakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNGSitty Ainsyah Habibieteluk tominiUNGWorld Seagrass Day
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Akademisi UI Soroti Istilah Bencana Alam, Risiko Diproduksi Secara Sosial

Next Post

Peneliti UNG Temukan 10 Spesies Lamun di Pantai Taula’a Gorontalo Teluk Tomini

Postingan Terkait

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

17 Mei 2026
49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

16 Mei 2026

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Next Post
Peneliti UNG Temukan 10 Spesies Lamun di Pantai Taula’a Gorontalo Teluk Tomini

Peneliti UNG Temukan 10 Spesies Lamun di Pantai Taula’a Gorontalo Teluk Tomini

TERBARU

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

Ilahude: Teluk Tomini Seharusnya Kaya dengan Ikan

UNG Sedang Menyiapkan Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan

Petugas Menangkap Penjual Sisik Trenggiling di Sekadau

Jangan Mudik

Candidaspongia Sebagai Obat untuk Anti Kanker

Tambang Emas di Peru Terbakar, 27 Orang Tewas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.