Senin, Juni 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

redaksi
14 Mei 2026
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

GAMBAR: KEMKES

Darilaut – Kontak erat kasus hantavirus di DKI Jakarta dipantau secara ketat selama 14 Hari. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah terus memantau secara ketat kontak erat kasus Hantavirus di wilayah DKI Jakarta.

Meski sempat menjadi perhatian publik, Menkes menegaskan bahwa virus ini tidak mudah menular antarmanusia seperti COVID-19.

“Kita akan pantau sampai benar-benar yakin dan bisa dipastikan bahwa yang bersangkutan sudah aman,” ujar Menkes Budi di Jakarta, pada Rabu (12/5).

Menkes menjelaskan, kasus yang sedang ditangani berasal dari kontak erat seorang WNA yang sempat berada di kapal luar negeri. Pemerintah bergerak cepat setelah menerima informasi dari otoritas kesehatan Inggris pada 7 Mei 2026.

Sehari berselang, pada 8 Mei, pasien berhasil diidentifikasi dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso untuk menjalani isolasi.

“Indonesia sejak pandemi COVID-19 sudah jauh lebih baik dalam hal surveilans dan kerja sama internasional,” ujarnya.

Hingga saat ini, hasil pemeriksaan terhadap seluruh kontak erat menunjukkan hasil negatif. Namun, pasien tetap diisolasi guna melewati masa inkubasi. Pemerintah menetapkan masa pemantauan selama dua minggu terhitung sejak 8 Mei 2026.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Budi Gunadi SadikinHantavirusKementerian KesehatanWHO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Next Post

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Postingan Terkait

WMO Ajak Publik Berpartisipasi di Hari Meteorologi Sedunia 2026

WMO Dibangun di Atas Saling Ketergantungan Global dengan Solusi Bersifat Kolektif

29 Juni 2026
Fakultas Kedokteran UNG Resmi Mendapat Izin Penyelenggaraan Prodi Spesialis Anestesiologi

Fakultas Kedokteran UNG Pertahankan Kelulusan 100 Persen Uji Kompetensi Nasional

29 Juni 2026

Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Timur Laut Morotai

Temuan Ikan Purba Raja Laut di Perairan Pulau Siladen Penting Bagi Konservasi Coelacanth di Indonesia

Next Post
Transplantasi karang

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

TERBARU

WMO Dibangun di Atas Saling Ketergantungan Global dengan Solusi Bersifat Kolektif

Fakultas Kedokteran UNG Pertahankan Kelulusan 100 Persen Uji Kompetensi Nasional

Gempa Ganda Venezuela, Tim Dari 27 Negara Beri Dukungan Pencarian dan Penyelamatan

Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela, UNICEF: 680 Ribu Anak Butuh Bantuan

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Penha Mendekati Pendaratan di Pantai Mindanao Timur

Longsor di Tapanuli Selatan, 8 Orang Hilang

Pelaku Usaha Perikanan Urus Izin Secara Online, 1943 Terlayani

Tsunami di Wani-Donggala Warna Abu-abu

Kapal Tanker Terbakar di Belawan, Tak Ada Korban Jiwa

Kisah Nelayan Ban Penangkap Lobster

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.