Darilaut – Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen (NDRRMC) Filipina mengatakan jumlah korban tewas yang diverifikasi akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang Maasim, Sarangani pada 8 Juni lalu kini telah meningkat menjadi 65 orang.
Melansir Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA) dalam laporan situasi terbaru Senin (15/8), menurut NDRRMC, jumlah korban tewas tersebut terbagi menjadi: delapan kematian untuk Wilayah 11 (Wilayah Davao) dan 57 untuk Wilayah 12 (Soccsksargen). Jumlah korban luka yang dilaporkan adalah 1.447 orang dan orang hilang sebanyak 36 orang.
Satu orang dilaporkan terluka dan 78 lainnya masih dalam proses konfirmasi di Wilayah 11, dan 1.367 di Wilayah 12.
Demikian pula, 36 orang hilang yang masih dalam proses verifikasi termasuk 17 orang untuk Wilayah 12 dan 19 orang untuk Wilayah 11.
NDRRMC juga mengatakan bahwa keluarga yang terdampak kini berjumlah 176.186 keluarga atau 736.386 orang yang tinggal di 512 desa di Wilayah 9 (Semenanjung Zamboanga), Wilayah 11 dan 12, dan Wilayah Otonom Bangsamoro di Mindanao Muslim (BARMM).
Hingga saat ini, 3.180 keluarga atau 14.161 orang sedang dibantu di dalam 37 pusat evakuasi dan 14.687 keluarga atau 59.013 orang lainnya sedang dibantu di luar.




