Kapal MT Oceana Leader
Kejadian lainnya mengenai laporan dari Kantor UPP Kelas I Tanjung Uban dan VTS Batam bahwa ada orang yang tidak dikenal naik ke kapal MT Oceana Leader berbendera Singapura di sekitar Tanjung Sau Perairan Kabil pada Minggu (17/5) siang.
Mendapatkan informasi kejadian tersebut, KN 464 yang dinakhodai Hamdani segera bertolak dari dermaga Pangkalan PLP Tanjung Uban menuju lokasi kejadian. Selanjutnya, melakukan kontak via Radio Channel 16 dengan MT Oceana Leader untuk sandar di lambung kiri.
Selain KN 464, kapal Angkatan Laut KAL LEPU-861 ikut terlibat dan sandar di lambung kanan MT Oceana Leader. Setelah sandar, kedua kapal melakukan pemeriksaan awal secara bersama.
Diketahui MT Oceana Leader bertolak dari Pelabuhan Belawan menuju Tanjung Uban. Waktu kejadian adalah tanggal 17 Mei 2020 pukul 04.00 WIB di mana ada 3 (tiga) orang tidak dikenal naik ke atas kapal MT Oceana Leader saat lego jangkar di area lego pelabuhan Tanjung Uban pada koordinat GPS 01°05.3’ U – 104°10.8’T.
Handry mengatakan, awak jaga kapal melihat 3 pelaku yang membawa pisau telah berada di atas kapal dan segera menginfokan ke anjungan. Crew jaga yang berada di anjungan segera membunyikan alarm dan awak kapal segera berkumpul.
“Ketiga pelaku segera melarikan diri dan meninggalkan sebilah pisau kecil di atas geladak kapal. Alhamdulillah crew kapal dalam keadaan aman dan tidak ada barang di kapal yang hilang. Hingga saat ini kapal masih lego jangkar pada posisi yang sama,” ujarnya.*





Komentar tentang post