Senin, Juni 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

1921 – 2018, Enam Kali Gempa Disusul Tsunami di Donggala-Palu

redaksi
20 Oktober 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Pelabuhan Wani, Donggala

FOTO: VERRIANTO MADJOWA

Palu – Tercatat sejak tahun 1921 hingga 2018 ini telah terjadi enam kali gempa disusul tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu Cahyo Nugroho, khususnya di Kota Palu dan Donggala adalah kawasan rawan gempa dan tsunami. Sebelum tsunami Donggala September (Jumat 28/9), berdasarkan data yang dimiliki Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pernah terjadi sekurangnya lima kali gempa yang disusul tsunami.

Cahyo mengatakan, gempa dan tsunami tersebut terjadi pada 1921, 1927, 1938, 1968 dan 1996. Seluruh gempa berkekuatan di atas 6 magnitudo, sementara tinggi tsunami berkisar 1 hingga 15 meter.

Pada Jumat (28/9) terjadi gempa berkekuatan magnitude 7.4 skala Richter (SR). Pusat gempa berada di Sirenja, Donggala. Gempa terjadi pukul 18.02.44 Wita (17.02.44 WIB).

Gempa sangat kuat mengguncang Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Pusat gempabumi pada koordinat 119.85 BT; 0.18 LS pada kedalaman 10 kilometer. Mekanisme gempa, sesar geser Palu Koro.

Warga Desa Wani 2 Kabupaten Donggala Abdul Hamid (67 tahun) mengatakan pernah merasakan tiga gempa disertai tsunami di Donggala. Gempa dan tsunami 1968 di Mapaga, tahun 1996 di Tonggolobibi dan September 2018. “Gempa 1968 di Mapaga, 1996 di Tonggolobibi,” katanya.

Menurut Abdul Hamid gempa dan tsunami yang terjadi Jumat (28/9) paling parah. “Gempa dan tsunami lalu tidak sedahsyat sekarang. Ini paling parah,” ujarnya.*

Tags: Donggala-PaluGempatsunami
Bagikan43Tweet4KirimKirim
Previous Post

BMKG Dorong Pemerintah Sulawesi Tengah Revisi Tata Ruang

Next Post

Gempa-Tsunami Palu, Patahan Daratan Menyilang ke Laut

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Gempa-Tsunami Palu, Patahan Daratan Menyilang ke Laut

Gempa-Tsunami Palu, Patahan Daratan Menyilang ke Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Dahsyat di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan Memicu Gelombang Tsunami 1 Meter

Korban Tewas Akibat Gempa di Lepas Pantai Saranggani Filipina Selatan 19 Orang

Hari Laut Sedunia, Ketua Umum ISKU: Mari Berkomitmen Mengurangi Polusi dan Menghormati Ekosistem Laut

Gempa M7,7 di Dekat Sarangani Filipina Selatan Merusak Puluhan Rumah di Kepulauan Sangihe dan Talaud

Gempa Dahsyat di Filipina Selatan Menewaskan 15 Orang

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Gempa M7,7 di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Empat Warga Spanyol Dalam Pencarian

Miliaran Orang Menghadapi Epidemi Panas Ekstrem

Apa Itu Plankton?

Himpunan Mahasiswa Kelautan Ajak Mengenal Paus Orca

Olahan Minuman Jeli dari Kulit Ikan Tuna

Wali Kota Gorontalo: Tumbilotohe Merawat Tradisi dan Menyambung Silaturahmi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.