Senin, Juni 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kronologi 17 Paus Pilot Terdampar di Perairan Sabu Raijua

redaksi
11 Oktober 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Kronologi 17 Paus Pilot Terdampar di  Perairan Sabu Raijua

Proses penguburan paus pilot. FOTO: BKKPN KUPANG

Pada 11 Oktober 2019, tim BKKPN Kupang bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kupang tiba di Sabu. Tim melakukan koordinasi dengan Pemda melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Sabu Raijua.

Sebelum proses penguburan dilakukan upacara ritual sesuai local wisdom warga setempat untuk menentukan lokasi kubur dan agar paus tidak kembali stranding di perairan pantai desa Meniak.

Proses penguburan menggunakan peralatan excavator dengan membuat liang berukuran 6 x 5 x 5 meter yang dipasang terpal plastik berukuran 4 x 4 meter (4 buah). Hal ini dengan tujuan agar bau bangkai paus dapat dikurangi dan proses pembusukan lebih capat. Jika dibutuhkan rekonstruksi akan memudahkan proses pengambilan kerangka paus.

Sebelum proses penguburan, tim melakukan pengukuran morfometrik tubuh dan identifikasi jenis, serta kelamin paus. Ukuran paus terbesar mencapai 4,4 meter dan paling kecil berukuran 3,4 meter. Terdapat 1 ekor jenis kelamin betina dan 5 ekor jantan.

Tim BKKPN melakukan pengambilan daging pada bagian perut paus pilot untuk proses pengujian laboratorium.

Proses penguburan dipimpin Kepala BKKPN Kupang Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Ikram M Sangadji, didukung tim BKSDA Kupang, Pemda Sabu Raijua, Kepolisian Sektor, nelayan dan warga Desa Meniak.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BKKPN KupangMamalia lautNusa Tenggara TimurPaus pilotpaus terdampar
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

17 Paus Pilot Terjebak di Perairan Sabu Raijua, 7 Mati

Next Post

Kapal Pelayaran Rakyat untuk Daerah Terpencil

Postingan Terkait

Bambu, Tumbuhan Paling Toleran dan Penampung Air

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

15 Juni 2026
Gempa Dahsyat di Filipina Selatan Menewaskan 15 Orang

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

15 Juni 2026

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Gempa Sarangani Merusak 249 Rumah dan 26 Fasilitas Umum di Sulawesi Utara

Konvensi Barcelona Menandai Keberhasilan Program Laut Regional

Next Post
Distribusi Barang Tol Laut Harus Transparan

Kapal Pelayaran Rakyat untuk Daerah Terpencil

Komentar tentang post

TERBARU

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

LBM PBNU: Ekspor Benih Lobster Harus Dihentikan

Kasus Dugaan Perusakan Mangrove Diserahkan ke Kejaksaan Belitung

Kejahatan Produk Hiu Hingga Badak Jawa, UNEP Berikan Penghargaan Penegakan Lingkungan Asia

Perubahan Iklim Terlihat Melalui Cuaca yang Lebih Ekstrem

Banjir Melanda Seruyan, Kotawaringin Timur dan Donggala

Benar, Klaim Prabowo Subianto bahwa Indonesia Kekurangan 140 Ribu Dokter

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.