Saat itu, kapal berjalan menuju ke Morowali dengan kondisi sedikit miring.
Pukul 16.00 Wita kapal kembali mengalami trouble dan semakin miring. Air laut masuk ke lambung kapal.
Dengan kondisi seperti itu, Kapten kapal langsung menginstrusikan kepada semua kru untuk meninggalkan kapal.
Adapun jumlah Pilot on Board (POB) 18 orang, menggunakan pelampung. Kemudian semua melompat ke laut.
Setelah di permukaan laut, semua membentuk lingkaran dan saling berpegangan.
Pada Minggu 2 juni, pukul 05.30 Wita, enam orang awak kapal memutuskan untuk berenang ke arah daratan.
Pukul 20.00 Wita, satu orang mengalami kelelahan dan meninggal dunia.
Kemudian kelima orang tersebut, meninggalkan korban dan mencoba berenang kembali.
Pada Senin 3 Juni, pukul 02.00 Wita satu orang lagi meninggal dunia karena kelelahan. Selanjutnya, ketiga korban mencoba berenang lagi.
Pada pukul 03.00 Wita, salah satu dari mereka terpisah. Yang tersisa 2 orang lagi yang mencoba bertahan dengan berenang.
Pukul 05.30 Wita, pada Selasa 4 Juni, satu orang lagi terpisah.
Satu orang awak kapal bernama Yakub ini mencoba bertahan dengan berenang, mengejar batang pohon.
Yakub berhasil meraih batang pohon dan mengapung. Pukul 14.00 Wita, terlihat kapal india MV Nurbayaksar, melintas di perairan tersebut. Yakub kemudian dievakuasi ke kapal tersebut.





Komentar tentang post