OCHA melaporkan 183 ribu hektar tanaman terendam banjir, 168 ribu rumah rusak, 100 ribu rumah tangga dievakuasi, dan 1.900 orang terluka.
Topan Yagi menyebabkan banjir parah dan tanah longsor di sebagian Asia Tenggara. Jutaan orang terkena dampak.
Setelah melintasi Vietnam Utara yang menyebabkan ratusan orang meninggal, topan Yagi memberikan dampak di Myanmar, Thailand dan Laos.
NHK menggutip media dari Myanmar melaporkan lebih dari 120 orang tewas dalam banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh sisa-sisa topan Yagi.
Meski telah melemah, Yagi membawa curah hujan lebat yang mengakibatkan banjir di ibu kota, Naypyitaw, dan negara bagian tenggara Karen, serta wilayah barat laut dan tengah.
Banyak orang yang mengungsi, dan rumah-rumah terendam banjir setelah sungai meluap. Banjir dan tanah longsor juga telah meruntuhkan jembatan dan merusak jalan.
Pemerintah Myanmar melaporkan 236.649 orang mengungsi karena banjir topan. Ada 33 kematian dan satu terluka.
Sementara itu di Thailand utara, sedikitnya 10 orang tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor yang disebabkan oleh badai tersebut. Tim penyelamat berupaya keras mengevakuasi penduduk yang terjebak.
Mengutip Reliefweb.int, di Laos, banjir mempengaruhi 35.800 orang di provinsi Luang Namtha. Layanan kesehatan terganggu, beroperasi pada kapasitas 30% karena kerugian.




