Bibit ini terus menguat dan terbentuk badai tropis yang disebut Senyar (04B) di dekat Langsa atau Aceh Timur, Selat Malaka, pada Rabu (26/11). Selanjutnya, badai 04B bergerak ke barat menuju daratan Provinsi Aceh dan mendarat di dekat Langsa membawa hujan sangat lebat dan angin kencang.
Setelah mendarat, badai Senyar mempertahankan kekuatannya saat melintasi Aceh dan Sumut, pada Rabu malam. Trek lintasan badai Senyar berbelok ke selatan dan tenggara melintasi daratan Sumut.
Setelah berada di Kota Medan, Senyar yang masih mempertahankan kekuatan sebagai badai bergerak ke timur dan kembali melintasi Selat Malaka.
Perjalanan semalam badai Senyar di lintasan jalur Aceh dan Sumut meninggalkan jejak kehancuran yang sangat dahsyat di Sumut, Aceh dan Sumbar. Sejumlah wilayah diterjang banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem yang dibawa badai Senyar.
Di Selat Malaka, sebelum mendarat di pantai barat Malaysia, Senyar telah melemah menjadi depresi tropis (tropical depression). Senyar untuk kedua kalinya mendarat di pantai barat Malaysia, pada Kamis (27/11) sore.
Pelemahan Senyar terus terjadi saat melintasi daratan Malaysia dan menjadi area bertekanan rendah.
Meski sudah melemah Senyar belum punah. Sistem bertekanan rendah terus bergerak ke timur dan kembali ke laut.




