Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Literasi Sejarah Kebencanaan, Gempa Dahsyat Disusul Tsunami di Ambon Tahun 1674

redaksi
26 Oktober 2020
Kategori : Berita
0
Literasi Sejarah Kebencanaan, Gempa Dahsyat Disusul Tsunami di Ambon Tahun 1674

Georgius Everhadus Rumphius (1627- 1702). DOK. ISTIMEWA

Perpustakaan Rumphius, diambil dari nama seorang ilmuwan, ahli Botani yang selama 50 tahun mengabdikan hidupnya untuk meneliti kekayaan alam Maluku.

Dalam perpustakaan ini tersimpan sekitar 10.000 literatur sejarah dari buku ensiklopedia tua, peta Indonesia yang masih dibuat dengan bantuan kompas, buku seri internasional dan juga buku-buku terkait sejarah kejadian bencana di Maluku.

Dalam salah satu karyanya, Rumphius telah mengisahkan bahwa Ambon dan pulau sekitarnya pernah mengalami bencana tsunami terbesar dalam sejarah perjalanan Nusantara yang terjadi pada 17 Februari 1674.

Tsunami dengan ketinggian lebih dari 80 meter tersebut meluluh-lantahkkan setidaknya 13 desa di antaranya Larike, Nusatelo, Orien, Lima, Seyt, Hila, Hitu Lama, Mamala, Thiel, Seram kecil, Oma Honimoha, Nusa Laut, Paso Baguala yang berada di Pulau Ambon dan Seram.

Kejadian ini menyebabkan 2.322 orang meninggal dunia. Benteng Amsterdam yang berada di Desa Hila merupakan bukti sejarah dari dahsyatnya bencana tersebut yang menyebabkan bangunannya mengalami kerusakan parah.

Workshop Sistem Literasi Sejarah Kebencanaan ini dihadiri BPBD Provinsi Maluku, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Maluku, BPBD Kota Ambon, BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat, BPBD Kabupaten Maluku Barat Daya, dan BPBD Kabupaten Seram Bagian Timur.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: AmbonBNPBGempaRumphiustsunami
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Gempa Pangandaran Dirasakan III – IV MMI

Next Post

Siklon Tropis Molave Bergerak Menjauhi Indonesia

Postingan Terkait

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

24 Oktober 2026
Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Next Post
Siklon Tropis Molave Bergerak Menjauhi Indonesia

Siklon Tropis Molave Bergerak Menjauhi Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Kabupaten Batubara

Badai Yun-Yeung Akan Mendarat di Pulau Honshu, Jepang

Banjir Bandang Luwu Utara, 36 Meninggal dan 67 Hilang

Penilaian IPCC Tentang Perubahan Iklim Libatkan Banyak Ilmuwan

Jejak Arkeoastronomi Dengan Memanfaatkan Langit Sebagai Navigasi

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.