Ia menjelaskan, setelah proses review selesai dilakukan, setiap proposal akan dikembalikan kepada dosen untuk dilakukan penyempurnaan sesuai rekomendasi tim LPPM. Dengan demikian, hasil akhir proposal diharapkan lebih matang dan kompetitif. Prof. Ningrayati juga mengingatkan agar para dosen melakukan submit proposal paling lambat empat hari sebelum penutupan penerimaan oleh Kemdiktisaintek, agar masih tersedia waktu untuk perbaikan jika diperlukan.
“LPPM sangat terbuka bagi dosen yang ingin berkonsultasi dan memperbaiki proposalnya. Kami ingin setiap dosen mendapatkan hasil terbaik, sehingga peluang lolos hibah nasional semakin besar.”
Melalui kegiatan Klinik Proposal ini, LPPM UNG berharap dapat memupuk semangat dosen dalam mengembangkan riset dan pengabdian berbasis inovasi serta kebutuhan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat reputasi UNG sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional.
Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat antara dosen dan lembaga, UNG optimistis dapat melahirkan lebih banyak karya penelitian dan pengabdian yang berdampak nyata bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.




