Darilaut – Bibit Siklon Tropis 96S (Tropical Low 15U) saat ini berada di selatan Jawa, Samudra Hindia, pada Jumat (16/1). Sistem ini dapat memberikan dampak berupa gelombang laut tinggi di perairan Selatan Jawa hingga Selatan Pulau Sumba.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bibit Siklon Tropis 96S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi wilayah perairan di Indonesia dalam 24 jam kedepan hingga tanggal 17 Januari 2026 pukul 07.00 WIB.
Dampak tersebut berupa tinggi gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di perairan selatan Jawa Barat hingga selatan Pulau Sumba, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Sumba, dan Samudra Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Nusa Tenggara Barat.
Tinggi Gelombang kategori tinggi (2.5 – 4.0 m) di Samudra Hindia selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah, kata BMKG.
Berdasarkan prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan intensitas sistem ini diprakirakan akan terus persisten yang ditandai dengan pola sirkulasi yang cukup tertutup di lapisan permukaan dan menengah dengan kecepatan angin maksimum 20 knot (37 km per jam). Terutama di sebelah selatan sistem dengan pergerakan ke arah barat daya.
Prediksi BMKG 48 – 72 jam ke depan sirkulasi mulai terlihat lebih melebar dan kecepatan angin maksimum mulai menurun kembali menjadi 15 knot (28 km/ per jam) terutama di sektor tenggara selatan sistem.




