Aplikasi “GiziGo” dirancang dengan tujuan utama mendeteksi dini dan mendata anak-anak yang memiliki ciri-ciri penyakit stunting, yaitu kondisi dimana anak mengalami pertumbuhan yang terhambat akibat kurang gizi dalam jangka waktu yang panjang.

Dengan hadirnya aplikasi ini, dapat menjadi early warning masyarakat dan petugas kesehatan dimana mereka dapat dengan mudah mengidentifikasi anak-anak yang berpotensi mengalami stunting berdasarkan indikator-indikator tertentu seperti berat badan, tinggi badan, dan perkembangan kesehatan lainnya.
Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur edukasi bagi orang tua dan masyarakat tentang cara mengatasi stunting pada anak, serta himbauan mengenai pentingnya mencegah dan mengatasi stunting.
Liawaty Usman Sidiki yang merupakan ahli gizi Puskesmas Piloloda’a, menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa KKN UNG Kelurahan Lekobalo atas inisiatif dan kontribusi mereka dalam upaya penanggulangan stunting di wilayah tersebut.
“Aplikasi ini sangat membantu untuk pengembangan stunting di Kelurahan Lekobalo. Harapannya aplikasi ini bisa kita pergunakan bersama sesudah anak-anak KKN praktek disini,” kata Liawaty
Para kader Posyandu yang hadir dalam acara tersebut juga menyambut baik kehadiran aplikasi “GiziGo”. Mereka merasa aplikasi ini akan sangat membantu mereka dalam menjalankan tugas di lapangan nantinya.




