Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja Mengolah Limbah Batang Jagung Menjadi Pupuk Organik

redaksi
5 Agustus 2024
Kategori : Berita
0
Mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja Mengolah Limbah Batang Jagung Menjadi Pupuk Organik

Mahasiswa KKN kolaboratif Universitas Negeri Gorontalo di Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato. FOTO: NOVITA J. KIRAMAN

Selain itu, meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan limbah menjadi produk yang bermanfaat, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari limbah-limbah pertanian dan peternakan.

Batang jagung kering hasil panen masyarakat yang sudah tidak dimanfaatkan, kandungannya kaya akan bahan organik yang dapat diolah menjadi pupuk organik berupa kompos.

Pupuk ini sangat berperan dalam siklus produksi tanaman, bermanfaat bagi tanah dan tanaman dalam hal memperbaiki struktur dan Ph tanah, serta meningkatkan kehidupan mikroba dan unsur mikro tanah.

Dalam proses pembuatannya, mahasiswa KKN UNG Desa Banuroja mencampur limbah peternakan dan limbah pertanian dengan cairan EM4, yang berperan penting dalam mempercepat proses dekomposisi atau penguraian bahan-bahan organik.

“Pencampuran yang tepat antara limbah peternakan, limbah pertanian, dan cairan EM4 memungkinkan proses penguraian berlangsung lebih cepat,” kata Siti Nurhaliza, koordinator program.

Pupuk organik yang telah berhasil dibuat oleh mahasiswa KKN dengan kurun waktu 2 minggu ini telah diimplementasikan pada tanaman jeruk milik warga Desa Banuroja dan akan dilihat kembali perkembangannya dengan jarak waktu 2 minggu.

Harapannya dengan adanya pupuk limbah yan dibuat oleh mahasiswa KKN UNG dapat membantu meringankan beban para petani Desa Banuroja yang kesulitan dalam memperoleh pupuk. (Novita J. Kiraman)

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Desa BanurojaKabupaten PohuwatoKKN Kolaboratif UGM-UNGPupuk OrganikUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Peneliti BRIN Identifikasi 4 Jenis Tuna Komersial Melalui Model Distribusi Spasial

Next Post

Lebih Dari 11.600 Pemilih Terdaftar di Kecamatan Tilango

Postingan Terkait

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

16 Juni 2026
La Nina, Monsun Asia dan Fenomena MJO Berpotensi Meningkatkan Curah Hujan di Indonesia

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

16 Juni 2026

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Next Post
Lebih Dari 11.600 Pemilih Terdaftar di Kecamatan Tilango

Lebih Dari 11.600 Pemilih Terdaftar di Kecamatan Tilango

TERBARU

Dosen UNG Prof. Novianty Djafri: Pemimpin di Bidang Pendidikan Harus Menjadi Inspirator

Pertengahan Juni Kemarau Menguat di Selatan, Hujan di Utara Indonesia

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sebagian Wilayah Indonesia

Korban Tewas Gempa Sarangani Menjadi 65 Orang

Gempa Sarangani M7,8 Menghasilkan 6.144 Susulan

Gempa M6,2 Guncang Talaud

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Mitag Mendekati Pendaratan di Pesisir Timur Guangdong

Perikanan Tuna, Tangkapan Meningkat Nilai Menurun

Tujuan Bangkok, 7.040 Kuda Laut Diselundupkan dari Bandara Yogyakarta

Pendekatan Kehati-hatian Jamin Keberlanjutan Sumberdaya Ikan

Sering Dilanda Banjir, BNPB Rekomendasi Gorontalo Membuat Kajian Sistem Drainase

Pusaran laut dan Paradoks Es di Antartika

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.