Diskusi di Atas Kapal
Nurlin menjelaskan ada beragam kegiatan di dalam kapal seperti diskusi, aktivitas klub, grup solidaritas, voluntary activity (aktivitas sukarela), presentasi negara, flag hoisting (pengibaran bendera) dan lain-lain.
Dalam kegiatan diskusi, ”peserta dari seluruh negara akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membahas berbagai isu hangat,” ujarnya.
Tahun ini, menurut Nurlin, terdapat delapan topik diskusi, yaitu Climate Change Action and Sustainability Energy (Aksi Perubahan Iklim dan Energi Berkelanjutan), Entertainment for Well-being (Hiburan untuk Kesejahteraan), Risk Management for Natural Disasters (Manajemen Risiko Bencana Alam), dan Social Inclusion (Inklusi Sosial).
Kemudian, Startups and Impact Investment (Startup dan Investasi Berdampak), Education in Local Community (Pendidikan Komunitas Lokal), Community Design (Desain Komunitas) dan Inheritance of Traditional Culture (Pewarisan Budaya Tradisional).

Nurlin mengatakan program diskusi ini membahas tentang topik di atas berdasarkan pada pemahaman peserta mengenai keadaan di negara masing-masing. Ada tahap presentasi tiap negara dan diskusi heterogen antar negara mengenai suatu isu spesifik berdasarkan pengetahuan peserta.
Pada akhir program diskusi, kesimpulan hasil diskusi akan ditampilkan dalam grup besar, sehingga grup diskusi satu dengan lainnya dapat saling mengetahui apa saja yang telah dibahas.




