Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

World Oceans Day, Karang Dunia Sedang Mengalami Pemutihan Masal

redaksi
8 Juni 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
World Oceans Day, Karang Dunia Sedang Mengalami Pemutihan Masal

Gambar ini menunjukkan karang sebelum, selama, dan setelah peristiwa pemutihan. Jika suhu air tetap terlalu tinggi dalam jangka waktu yang lama, karang akan mati dan berubah warna menjadi coklat keruh. FOTO: The Ocean Agency/The Ocean Image Bank

Darilaut – Dua organisasi penelitian terkemuka beberapa minggu yang lalu mengkonfirmasi apa yang telah lama dipikirkan para ilmuwan: terumbu karang perairan hangat di dunia mengalami pemutihan (bleaching) massal untuk keempat kalinya dalam 25 tahun.

Untuk memperingati Hari Laut Sedunia (World Oceans Day) jatuh pada tanggal 8 Juni, dan acara tahun 2024 dirayakan pada tanggal 7 Juni, Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) mengangkat fenomena pemutihan karang.

Karang adalah kumpulan ratusan ribu hewan kecil. Seringkali warnanya berubah-ubah, menjadi pucat pasi saat sedang stres, yang bisa menjadi pertanda kematian mereka.

Para ilmuwan yakin bahwa kenaikan suhu lautan, yang sebagian disebabkan oleh perubahan iklim, sebagai penyebab terjadinya pemutihan terbaru, yang terjadi mulai dari Panama hingga Australia – dan kondisinya semakin memburuk.

Para ahli mengatakan karang merupakan salah satu ekosistem yang paling rentan di planet ini terhadap perubahan iklim. Kota-kota bawah laut ini, yang merupakan tempat hidup 25 persen kehidupan laut, mungkin akan hilang pada akhir abad ini.

“Hilangnya karang akan menjadi tragedi nyata dari sudut pandang keanekaragaman hayati dan ekonomi,” kata Leticia Carvalho, Kepala Cabang Kelautan dan Air Tawar dari UNEP.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: coral bleachingEl Ninopemutihan karangPerubahan IklimSuhu Permukaan LautUNEP
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Ada di Teluk Tomini Hiu Paus Belum Terlihat di Botubarani

Next Post

Karang yang Bertahan Terhadap Perubahan Iklim

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Karang yang Bertahan Terhadap Perubahan Iklim

Karang yang Bertahan Terhadap Perubahan Iklim

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Lebih Dari 5.600 Orang Tewas dan Hilang Bencana Ambruknya Gletser di Perbatasan Nepal – Tibet

Awak Kapal Perikanan di Bitung Bentuk Forum Bersama

Lulusan Dokter Pertama Menjadi Tonggak Penting Bagi Sejarah UNG

Badai Chaba Tingkatkan Potensi Pertumbuhan Awan Hujan

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 5.180 Unit

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menuju Musim Kemarau

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.