Dengan lintasan seperti itu, kemungkinan badai siklon ini akan membawa angin kencang, hujan deras, badai petir, debu, serta gelombang tinggi.
Dalam konferensi pers, Rabu, Menteri Perubahan Iklim Pakistan, Sherry Rehman, mengatakan jarak siklon dari Karachi semakin jauh karena berbelok ke arah timur tetapi pada saat yang sama memperingatkan bahwa topan itu semakin dekat ke daerah pesisir.
Rehman memperingatkan guntur dan hujan badai diperkirakan akan terjadi dan dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar.
Menteri Rehman mendesak agar orang-orang, terutama di Karachi, untuk menahan diri dengan mencoba-coba pergi ke pantai untuk menyaksikan badai dan meminta mereka untuk bekerja sama dengan pihak berwenang.
Rehman juga meminta siklon tidak dikaitkan dengan alam tetapi dengan perubahan iklim akibat aktivitas manusia dan emisi. “Pakistan telah menjadi hotspot perubahan iklim,” ujarnya.
Sebanyak 75 kamp bantuan telah didirikan untuk menampung mereka yang dievakuasi, dan sebagian besar merupakan tempat dengan atap yang stabil, seperti sekolah dan perguruan tinggi.
Rehman mengatakan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama pemerintah dan mengingatkan adanya laporan nelayan yang melaut dan mengimbau masyarakat untuk menjauhi garis pantai.





Komentar tentang post