Tim SAR melakukan proses penyelaman di lokasi yang diduga dari Pesawat Lion Air JT 610. Proses penyelaman di koordinat 05 derajat 90′ 361″ S – 107 derajat 06′ 618″ E. Penyelaman dilakukan anggota Basarnas Special Group (BSG).
Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 rute dari bandara International Soekarno-Hatta – Pangkalpinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas Senin (29/10) pukul 06.20 WIB. Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu jatuh di kawasan Perairan Karawang.
Hingga sore tadi, tim SAR baru berhasil mengevakuasi serpihan pesawat, identitas dan perlengkapan penumpang, serta bagian tubuh korban di permukaan air.
Pesawat Lion Air ini dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8 diproduksi tahun 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018.
Pilot pesawat Capt. Bhavye Suneja dengan copilot Harvino bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda dan Deny Maula. Pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang.*





Komentar tentang post