Minggu, Juni 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gerhana Bulan Total 8 November Durasi 5 Jam 57 Menit

redaksi
1 November 2022
Kategori : Berita
0
Mahasiswa Amati Gerhana Bulan Total di Pantai Bone Bolango

Puncak gerhana bulan total pada Rabu 26 Mei 2021, di sekitar lokasi perairan Botubarani, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Teluk Tomini. FOTO: NURLAELA/DARILAUT.ID

Darilaut – Gerhana bulan total pada Selasa (8/11) pekan depan, dengan durasi 5 jam 57 menit 5 detik saat mulai hingga berakhir. Adapun durasi keseluruhan gerhana bulan total dapat diamati di wilayah Indonesia lebih dari satu jam.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gerhana bulan ini memiliki beberapa fase seperti Gerhana mulai, Gerhana Sebagian mulai, Gerhana Total mulai, Puncak Gerhana, Gerhana Total berakhir, Gerhana Sebagian berakhir dan Gerhana berakhir.

Berdasarkan urutan waktu kejadian, Gerhana Bulan Total pada 8 November 2022 ini sebagai berikut:

Gerhana mulai (P1) 15.00.38 WIB, 16.00.38 WITA dan 17.00.38 WIT.

Gerhana Sebagian mulai (U1) 16.08.59 WIB, 17.08.59 WITA, dan 18.08.59 WIT.

Gerhana Total mulai (U2) 17.16.19 WIB, 18.16.19 WITA dan 19.16.19 WIT.

Puncak Gerhana (Puncak) 17.59.11 WIB, 18.59.11, WITA dan 19.59.11 WIT.

Gerhana Total berakhir (U3) 18.42.03 WIB, 19.42.03 WITA dan 20.42.03 WIT.

Gerhana Sebagian berakhir (U4) 19.49.22 WIB, 20.49.22 WITA dan 21.49.22 WIT.

Gerhana berakhir (P4) 20.57.43 WIB, 21.57.43 WITA dan 22.57.43 WIT.

Dari data waktu kejadian tersebut dapat diketahui bahwa durasi gerhana dari fase Gerhana mulai (P1) hingga Gerhana berakhir (P4) adalah 5 jam 57 menit 5 detik.

Adapun durasi parsialitas, yaitu lama waktu dari fase Gerhana Sebagian mulai (U1) hingga Gerhana Sebagian berakhir (U4) terjadi selama 3 jam 40 menit 23 detik.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: AstronomiBMKGGerhana BulanGerhana Bulan Totalteluk tomini
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badai Tropis Banyan Bergerak Mendekati Filipina Selatan

Next Post

Topan Nalgae Terbentuk di Laut Cina Selatan, Ini Sistem yang Berbahaya

Postingan Terkait

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

28 Juni 2026
Testimoni Seorang Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

28 Juni 2026

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Next Post
Nalgae Menguat Menjadi Badai Tropis Parah di Laut Cina Selatan

Topan Nalgae Terbentuk di Laut Cina Selatan, Ini Sistem yang Berbahaya

Komentar tentang post

TERBARU

Jalur Pelayaran Utama di Selat Hormuz Masih Terkontaminasi Ranjau Laut

PBB Evakuasi 2.500 Pelaut Melewati Selat Hormuz

Temuan Peneliti UNG Penderita Diabetes Tak Terkontrol Bisa Sebabkan Kebutaan

Korban Tewas Gempa Ganda Venezuela 920 Orang, 3.360 Terluka

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

AmsiNews

REKOMENDASI

Teknologi Digital Bukan Hal Baru

Amartha dan Kemenparekraf Kembangkan Industri Wisata dengan Prinsip Berkelanjutan di Desa Botubarani

Gejala Lain Terinfeksi Virus Corona

Korban Meninggal Banjir Lahar Dingin di Sumatra Barat 37 Orang

Konsulat di Tawau Distribusi Sembako Bagi WNI

Bagaimana Menghindari Dekompresi dan Mabuk Nitrogen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.