Minggu, November 8, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mekanisme Pergerakan Geser Gempabumi Dangkal di Tapanuli Utara

redaksi
1 Oktober 2022
Kategori : Berita
0
Mekanisme Pergerakan Geser Gempabumi Dangkal di Tapanuli Utara

Jejak gempa susulan di Tapanuli Utara, Sumatra Utara setelah gempa M 5,8 Sabtu (1/10). GAMBAR: BMKG/TWITTER DARYONO

Darilaut – Gempabumi yang terjadi di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (1/10) dinihari memiliki mekanisme pergerakan geser. Gempa dangkal ini berada di daratan.

Setelah terjadi gempabumi utama magnitudo (M) 6,0 (update 5,8) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 50 kali gempa susulan.

Menurut Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono melalui akun Twitter @DaryonoBMKG laporan sementara gempabumi Tarutung M 5,8 ini menyebabkan satu korban meninggal dunia dan sembilan korban mengalami luka-luka.

Terdapat lima bangunan roboh dan beberapa bangunan mengalami kerusakan ringan.

Hingga Sabtu pukul 06.50 WIB tercatat 50 kali aktivitas gempa susulan.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra segmen Renun.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” kata Daryono.

Gempa merusak di Tapanuli Utara merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake).

Sejarah gempa merusak Segmen Renun Toru pernah terjadi pada 1916 (M 6,8); 1921 (7,0); 1984 (6,4); 1987 (6,6); 14 Juni 2011 (5,5) dan 1 Oktober 2022 (5,8).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGGempa DaratGempa Tapanuli UtaragempabumiSumatera UtaraTapanuli Utara
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Gempa Darat di Tapanuli Utara Karena Sesar Besar Sumatra Bergeser

Next Post

BPBD Masih Mendata Kerusakan Gempabumi Tapanuli Utara

Postingan Terkait

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

8 November 2026
Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

8 November 2026

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post
Mekanisme Pergerakan Geser Gempabumi Dangkal di Tapanuli Utara

BPBD Masih Mendata Kerusakan Gempabumi Tapanuli Utara

Komentar tentang post

TERBARU

Ekonomi Gorontalo Y-on-Y 2026 Tumbuh 5,63 Persen

Earth Information Day, WMO Luncurkan Kondisi Iklim 2026 Pada Konferensi Iklim COP31

Esai Digitalisasi Ekowisata Hiu Paus Mahasiswa UNG Raih Prestasi Nasional

Badai Tropis Cempaka Terbentuk di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Program Studi Pendidikan Geografi UNG Raih Akreditasi Unggul

Lebih Dari 190 Negara Akan Menghadiri COP31 di Antalya Turki Saat Overshoot Perjanjian Paris 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Terseret Ombak di Garut, Seorang Warga Ditemukan Meninggal Dunia

Tiga Tahun Terakhir Jumlah Kecelakaan Kapal Laut Meningkat

Indonesia Pemasok Komoditas Tuna Terbesar di Dunia

Rektor UNG: Ciptakan Pemilu Damai dan Berintegritas

Pengelolaan Sumber Daya Air Butuh Partisipasi Masyarakat

Paus Sperma Ditemukan Mati Terdampar di Buton Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.