Sabtu, Oktober 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Memantau Gunung Api dengan Citra Satelit

redaksi
12 Oktober 2021
Kategori : Berita
0
Gunungapi Anak Krakatau Erupsi, Ini Potensi Bahaya

Aktivitas Gunungapi Anak Krakatau Jumat 10 April 2020, pukul 23.16 WIB. FOTO: VSI.ESDM.GO.ID

Darilaut – Indonesia memiliki gunung api aktif yang sangat banyak, sehingga citra satelit akan sangat penting.

Kebanyakan gunung api di indonesia tidak dimonitor secara instrumental untuk memantau faktor seperti kegempaan dan emisi gas. Karena itu, satelit dapat membantu untuk melakukan observasi berbasis darat yang tidak dapat dilakukan karena keterpencilan.

Salah satunya, Gunungapi Anak Krakatau. Kepulauan Krakatau terdiri atas beberapa pulau di antaranya Pulau Sertung, Pulau Panjang, Pulau Rakata, dan Pulau Gunungapi Anak Krakatau.

“Sekitar 6 juta orang tinggal dalam radius 100 km dari gunung api ini, sehingga monitoring sangat penting,” ujar dosen tamu Alessandro Novellino dari British Geological Survey , seperti dikutip dari Itb.ac.id.

Alessandro yang membawakan tema geologi, geokimia, dan geofisika dari gunung berapi dengan pemaparan bertajuk “Observing Volcanoes from Space” saat kuliah GL5002 Kapita Selekta I Teknik Geologi pada Kamis (30/9).

Satelit Multispektral digunakan untuk mengobservasi garis pantai, perubahan vegetasi, tsunami-trim line, serta pemetaan material erupsi. Radar digunakan untuk mengobservasi collapted area.

Menggunakan plumes elevation, bisa diestimasi parameter awan debu vulkanik dan laju erupsi, yang bisa digunakan menetapkan zona bahaya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Gunung Anak KrakatauGunung ApiITBKrakatau
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Dengan eDNA Peneliti Kaji Ekosistem Bawah Air di Gunung Anak Krakatau

Next Post

IDC AMSI 2021: Inovasi dalam Penguatan Ekonomi Digital

Postingan Terkait

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

3 Oktober 2026
Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

3 Oktober 2026

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

Awal Oktober El Niño Sangat Kuat di Samudra Pasifik

Sidang MK Soal Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran dan Pasal 18 Ayat (3) Tidak Ada Saat Uji Publik

Next Post
IDC AMSI 2021: Inovasi dalam Penguatan Ekonomi Digital

IDC AMSI 2021: Inovasi dalam Penguatan Ekonomi Digital

Komentar tentang post

TERBARU

Perhitungan Terbaru Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

Topan Choi-wan Berada di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan

Kondisi Kering Tinggi Jumlah Titik Panas

Dua Tahun Wakil Gorontalo di Senayan

PANDI Inisiasi AI SIRT Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id

AmsiNews

REKOMENDASI

Inflasi Terendah Nasional, Pemerintah Kota Gorontalo Tetap Akan Menggelar Pangan Murah

Kongres Meteorologi Dunia Menetapkan Strategi Baru di Masa Perubahan Iklim

Fenomena Malam Khas September: Purnama, Supermoon dan Gerhana Bulan Parsial

Dua Siklon Tropis Tumbuh di Belahan Bumi Utara

Perguruan Tinggi Diharapkan Teliti Perikanan Prioritas di WPP

Tumbilotohe dan Koko’o Menandai Kemeriahan Ramadan di Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.