Jumat, September 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gelombang Panas Laut Sebabkan Cuaca Ekstrem

redaksi
3 April 2022
Kategori : Berita
0
Perubahan Iklim Terlihat Melalui Cuaca yang Lebih Ekstrem

Cuaca yang makin ekstrem. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Gelombang panas laut dapat menyebabkan peristiwa cuaca ekstrem. Seperti badai tropis, angin kencang, hujan lebat, banjir dan kejadian lainnya.

Karena emisi gas rumah kaca, periode pemanasan ekstrem yang berkepanjangan di laut dan samudera telah meningkat frekuensinya sebesar 50% dalam 10 tahun terakhir dan menjadi lebih parah.

Gelombang Panas Laut (GPL) atau Marine Heat Waves (MHW) ini mengancam keanekaragaman hayati dan ekosistem laut, membuat cuaca ekstrem lebih mungkin terjadi, dan berdampak negatif pada industri perikanan, akuakultur, dan pariwisata.

Pemerintah harus berinvestasi dalam solusi berbasis alam dan secara ambisius mengurangi emisi berbasis bahan bakar fosil untuk membatasi dampak krisis iklim.

Lebih banyak penelitian, prediksi dan sistem peringatan yang lebih baik, dan langkah-langkah regional untuk membangun ketahanan laut dapat membantu melindungi masyarakat dan ekosistem dari gelombang panas laut.

Menurut Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam atau International Union for Conservation of Nature (IUCN) suhu rata-rata lautan telah meningkat sebesar 1,5°C pada abad terakhir. Selama 10 tahun terakhir suhu rata-rata tahunan laut telah menjadi yang tertinggi yang pernah tercatat.

Selain pemanasan terus-menerus, periode diskret pemanasan laut regional yang ekstrim yang disebut gelombang panas laut menjadi lebih sering.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Cuaca EkstremEmisi gas rumah kacaGelombang Panas LautIUCNPerubahan Iklim
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Blob, Gelombang Panas Terbesar di Laut

Next Post

Minggu Pertama April Empat Bibit Siklon Tropis Terbentuk di Samudra Pasifik

Postingan Terkait

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

18 September 2026
Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

18 September 2026

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Api Menghanguskan Zamrud Khatulistiwa Kepulauan Nusantara

Asia dan Afrika Paling Terdampak Bencana Air, Sungai mengering dengan Kondisi Tak Wajar

Next Post
Bibit Siklon Tropis 94W Terbentuk di Samudra Pasifik

Minggu Pertama April Empat Bibit Siklon Tropis Terbentuk di Samudra Pasifik

Komentar tentang post

TERBARU

SSI dan AIDA Mengecam Keras Perburuan Penyu, Instruktur Selam Dinonaktifkan

Instruktur Selam yang Diduga Pelaku Perburuan Penyu di Raja Ampat Diperiksa Polisi

Menteri Pariwisata Mengecam Keras Dugaan Perburuan Penyu di Kawasan Raja Ampat

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Migaloo, Paus Bungkuk Putih Spektakuler

Provinsi Gorontalo Lima Besar Penyakit Akibat Polusi Udara Seperti Stroke dan Jantung Iskemik

Ribuan Ubur-ubur Menyerbu Perairan Italia

Hati-hati Makan Bersama

635 Orang Tewas Karena Banjir di Pakistan

Gempa Morotai, Rumah yang Rusak 312 Unit

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.