Minggu, September 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Memulihkan dan Melidungi Alam Dapat Meningkatkan Ketahanan Pangan Global

redaksi
10 Juli 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

Ketahanan pangan. FOTO: DARILAUT.ID

“Restorasi ekosistem dan solusi berbasis alam telah terbukti membawa banyak manfaat bagi komunitas dan masyarakat di seluruh dunia,” kata Natalia Alekseeva, melansir Unep.org.

Secara global, ada momentum yang berkembang untuk menghidupkan kembali ruang alam, baik di darat maupun di bawah air, yang telah dirusak oleh pembangunan manusia, sebuah proses yang dikenal sebagai restorasi ekosistem.

Para ahli mengatakan bahwa selain melindungi alam, hal ini dapat membantu petani meningkatkan hasil panen mereka dan meningkatkan ketahanan pangan global.

Diperkirakan bahwa setiap dolar yang diinvestasikan dalam restorasi lahan dan pengelolaan lahan berkelanjutan dapat menghasilkan manfaat ekonomi hingga US$30, termasuk peningkatan hasil panen, peningkatan ketersediaan air, dan penurunan degradasi lahan.

Manfaat serupa berlaku untuk perikanan. Dua pertiga ekosistem laut terdegradasi atau dimodifikasi dan sepertiga populasi ikan laut ditangkap secara tidak berkelanjutan.

Namun, memulihkan hutan bakau di sepanjang kawasan pesisir, tempat ikan muda berkembang biak, dapat menambah 60 triliun ikan yang dapat dimakan ke perairan pesisir setiap tahun.

Planet ini mengalami penurunan bentang alam yang berbahaya. Satu juta spesies terancam punah.

Tanah menjadi tidak subur, dan sumber air mengering.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bentang AlamKetahanan PanganKrisis IklimPerubahan IklimSistem PanganUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang di Laut Filipina, 96W di Mikronesia

Next Post

Ada 50 Ribu Tanaman Dapat Dimakan, Dunia Bergantung pada Beras, Jagung dan Gandum

Postingan Terkait

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

20 September 2026
Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

20 September 2026

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

Next Post
Ada 50 Ribu Tanaman Dapat Dimakan, Dunia Bergantung pada Beras, Jagung dan Gandum

Ada 50 Ribu Tanaman Dapat Dimakan, Dunia Bergantung pada Beras, Jagung dan Gandum

Komentar tentang post

TERBARU

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Drone Catamaran Pemantau Ekosistem Pesisir

Mendekati Pendaratan di Luzon Tengah Noru Menguat Menjadi Topan Super

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

Rektor UHT Ingatkan Peneliti Aplikasikan Temuannya

Plankton Lenyap, Kehidupan di Daratan Tak Akan Bertahan Lama

Wisman Melalui Laut Naik 35,60 Persen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.