Sabtu, Agustus 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengamati Komet Spektakuler Tsuchinshan-ATLAS Satu Jam Setelah Matahari Terbenam

redaksi
16 Oktober 2024
Kategori : Berita
0
Mengamati Komet Spektakuler Tsuchinshan-ATLAS Satu Jam Setelah Matahari Terbenam

Komet C/2023 A3 Tsuchinshan-Atlas di Kota Prizren, Kosovo, pada 14 Oktober 2024. Pengambilan gambar sekitar satu jam setelah matahari terbenam. FOTO: AZEM RAMADANI/EARTHSKY.ORG

Posisi ini untuk pengamatan akan jauh lebih terang daripada bintang.

Pada 19-23 Oktober komet bergerak menjauh dari Matahari, kecerahannya akan berkurang, akan tetapi langit malam tidak terganggu dengan Bulan. Langit yang gelap membuat komet dan ekornya lebih mudah terlihat.

Komet Tsuchinshan-ATLAS dapat dilihat dengan mata telanjang. Komet ini termasuk dalam awan Oort.

Komet C/2023 A3 Tsuchinshan-ATLAS pertama kali ditemukan pada Januari tahun 2023, saat mendekati tata surya bagian dalam pada orbitnya yang sangat elips.

Ini pertama kali komet tersebut didokumentasikan manusia oleh Observatorium Tsuchinshan Cina, kemudian Februari 2023 melalui teleskop ATLAS (Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System) di Afrika Selatan.

Itu sebabnya komet ini dinamakan secara resmi dari kedua observatorium, untuk menghormati kedua observatorium, Tsuchinshan-ATLAS.

Pada akhir September lalu, komet ini berhasil melakukan transit terdekatnya melewati Matahari pada 27 September.  

Mengutip Earthsky.org,  komet tidak dapat diprediksi. Jika terus berkinerja baik, mungkin komet ini paling terang tahun ini.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Fenomena LangitKometKomet C/2023 A3 Tsuchinshan-ATLASKomet Tsuchinshan-ATLAS
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Universitas Negeri Gorontalo Kerja sama dengan 10 Perguruan Tinggi di Timor Leste

Next Post

Ribuan Jemaah Menghadiri UNG Berselawat

Postingan Terkait

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

1 Agustus 2026
Guru besar Wako University: Dunia Banyak Dibangun Melalui Cara Berpikir Kontinental

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

1 Agustus 2026

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Potensi Hujan dan Angin Kencang di Indonesia

Topan Super Dolphin Pertahankan Kekuatan Menuju Selatan Jepang

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 5 Ribu Orang Kesulitan Air Bersih di Provinsi Gorontalo

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Tim Penanggulangan Bencana Salurkan Air Bersih di 3 Kabupaten

Bibit Siklon Tropis 94W Berkembang di Laut Filipina

Next Post
Ribuan Jemaah Menghadiri UNG Berselawat

Ribuan Jemaah Menghadiri UNG Berselawat

TERBARU

Bibit Siklon Tropis 94W Beri Dampak Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

El Niño Masih Dapat Mengalami Penguatan

BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Potensi Hujan dan Angin Kencang di Indonesia

Topan Super Dolphin Pertahankan Kekuatan Menuju Selatan Jepang

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 5 Ribu Orang Kesulitan Air Bersih di Provinsi Gorontalo

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenhub: Jangan Berlayar Bila Cuaca Buruk

Pelaku Usaha Wisata Selam Diminta Terapkan Protokol Kesehatan

Ini 17 Unsur Logam Tanah Jarang

Pengamatan Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Dicari Pelaku Penusuk Kepala Lumba-Lumba di Pantai Fort Myers

Insiden Paus Pembunuh “Menyerang” Kapal Pesiar Kembali Terjadi di Lepas Pantai Spanyol

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.