Kamis, Agustus 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengubah Ikonis Gunung Bromo Menjadi Astrofotografi Kelas Dunia

redaksi
6 Mei 2022
Kategori : Berita
0
Mengubah Ikonis Gunung Bromo Menjadi Astrofotografi Kelas Dunia

Pemandangan Langit malam dan meteor Eta Aquarid di atas Gunung Bromo, Jawa Timur. FOTO: JUSTIN NG/EARTHSKY.ORG

Umumnya 30 meteor Eta Aquarid dapat dilihat per jam selama puncaknya. Menurut Timeanddate.com di dekat Khatulistiwa seperti di Manado, Gorontalo, Ternate, Palu dan Kendari, hingga 50 meteor per jam.

Pecahan komet Halley ini memperlihatkan cahaya yang berlangsung selama beberapa detik hingga menit.

Namun untuk menyaksikan Eta Aquarids berbeda dalam jumlah di belahan bumi Utara dan Selatan selama jam-jam sebelum fajar.

Belahan Bumi Selatan lebih disukai untuk melihat Eta Aquarids. Karena di belahan Bumi Utara hanya sekitar 10 meteor. Hal ini disebabkan lokasi pengamatan di garis lintang yang berbeda.

Rasi bintang Aquarius—rumah bagi pancaran Eta Aquarids— lebih tinggi di langit di Belahan Bumi Selatan.

Bila tidak mendung dan langit cerah, untuk melihat meteor Eta Aquarids dengan cara ke tempat atau area yang jauh dari kota atau tanpa lampu jalan.

Jangan lupa untuk menyiapkan kantong tidur, selimut, atau kursi dan perlengkapan lainnya. Berbaring telentang dengan kaki menghadap ke timur dan lihat ke atas.

Nikmati langit sebanyak mungkin. Setelah sekitar 30 menit dalam kegelapan, mata akan beradaptasi dan mulai melihat meteor.

Situs web Solarsystem.nasa.gov memberikan tips: bersabarlah —pertunjukan langit akan berlangsung hingga subuh, jadi banyak waktu untuk melihat sekilas. Verrianto Madjowa

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: AstrofotografiAstronomiGunung BromoJawa TimurKomet HalleyMeteorMeteor Eta Aquarids
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Hujan Meteor Eta Aquarid Dari Gunung Bromo

Next Post

KM Sabuk Nusantara 91 Kandas di Perairan Sapeken, Jawa Timur

Postingan Terkait

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

5 Agustus 2026
El Niño Menguat, BMKG: Waspadai Kekeringan, Karhutla dan Angin Kencang

Provinsi Gorontalo Status Siaga Kekeringan

5 Agustus 2026

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Kombinasi Niño +2,45 dan IOD +0,44 Berkontribusi Terhadap Berkurangnya Curah Hujan

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Warga yang Tersebar di 12 Kecamatan Sulit Air Bersih

Pengembangan Industri Udang Harus Seiring Dengan Menjaga Ekosistem Mangrove

Typhoon Dolphin Maintains Strength South of Tokyo, Brings 15-Meter Waves

Next Post
KM Sabuk Nusantara 73 Layani Logistik di Maluku dan NTT

KM Sabuk Nusantara 91 Kandas di Perairan Sapeken, Jawa Timur

Komentar tentang post

TERBARU

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Provinsi Gorontalo Status Siaga Kekeringan

Badai Tropis Kujira Terbentuk di Laut Cina Selatan

Kombinasi Niño +2,45 dan IOD +0,44 Berkontribusi Terhadap Berkurangnya Curah Hujan

El Niño Berdampak di Berbagai Sektor, Informasi Iklim Perlu Jadi Dasar Pengambilan Keputusan

Kekeringan Meluas di Provinsi Gorontalo, Warga yang Tersebar di 12 Kecamatan Sulit Air Bersih

AmsiNews

REKOMENDASI

Menaker Ida Fauziyah Mendukung Pendirian Teluk Tomini Career Center

16 Dokter Baru UNG Resmi Dilantik

Sampah Plastik di Manado

Memotret Kaleng Bekas dan Sampah Plastik di Olele, Gorontalo

TNI Angkatan Laut Gagalkan Penyelundupan 47 Kilogram Narkoba dari Malaysia

Pencarian ABK di Perairan Kalimantan Barat Dengan Pesawat Patroli Maritim

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.