Sebelumnya, tim ini telah menggunakan berbagai metode survei untuk mengukur tutupan dan kepadatan karang.
Tim mengacak survei tersebut secara spasial. Artinya tidak mengunjungi koloni karang yang sama lebih dari sekali. Para ilmuwan ini menggunakan metode ini untuk melacak populasi karang, tetapi bukan koloni individu.
Melacak tingkat vital karang dengan metode tradisional ini sangat memakan waktu. Karena terumbu karang dapat merespon secara berbeda terhadap tekanan yang sama. Tim membutuhkan metode yang dapat mencakup area terumbu yang luas.
Skala Segalanya
Produk struktur-dari-gerakan 3D dan 2D menunjukkan gambar yang jelas dari area yang luas pada resolusi skala milimeter.
Tidak seperti upaya sebelumnya untuk melacak tingkat vital, SfM dapat melacak ribuan koloni di puluhan hingga ratusan situs.
Ini akan memberikan replikasi ekologis dan spasial yang diperlukan untuk membangun model statistik tingkat vital dan pola lingkungan.
Program ini hasil kolaborasi dengan peneliti lain untuk mencapai skala dan perluasan ini, seperti Dr Stuart Sandin dari Scripps Institution of Oceanography, Dr. John Burns dari Universitas Hawaiʻi di Hilo dan Dr. Joshua Madin dari Institut Biologi Kelautan Hawaii Universitas Hawaiʻi.

Menguji Metode
Sekelompok mahasiswa di California State University di Monterey Bay, dipimpin oleh Knauss Fellow Caroline Rodriguez, membantu melacak ribuan koloni di seluruh Kepulauan Hawaii, mulai 2013 hingga 2019.





Komentar tentang post