Darilaut – Enam tahun terakhir penelitian plastik berukuran mikro telah menjadi perhatian di area Gorontalo dan Teluk Tomini. Mikroplastik yang berukuran kurang dari lima milimeter itu ada di tubuh ikan dan sekitar kita.
Penelitian terbaru mikroplastik di lingkungan perairan baru saja dipublikasi di Egyptian Journal of Aquatic Biology & Fisheries, edisi Januari 2026.
Penelitian ini berlokasi di Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Teluk Tomini. Hasil penelitian ini mengonfirmasi keberadaan mikroplastik yang meluas di semua sampel ikan yang dikumpulkan di Torosiaje.
Hasil riset ini dilakukan oleh Syam S. Kumaji, Dewi Wahyuni K. Baderan, Hasim, Zuliyanto Zakaria, Djuna Lamondo, dan Femy Mahmud Sahami dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Puluhan jenis ikan yang diteliti tersebut masing-masing: Mugil cephalus, Lutzanus ehrenbergii, Craterognathus plagiotaenia (Sinonim: Carangoides plagiotaenia, Red), Epinephelus faveatus, Scolopsis sp., Scarus cf.globiceps, Lethrinus sp, Lutjanus Lutjanus, Parupeneus barberinus, Lethrinus rubrioperculatus, Siganus guttatus, dan Caesio cuning.
Pada 2019, program studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (sekarang Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan – FKTP) meneliti”Komposisi dan Karakteristik Mikroplastik di Sekitar Wilayah Perairan Kota Gorontalo”.




