Permintaan minyak argan terus meningkat. Hutan argan menghadapi ancaman terus menerus di area habitatnya, karena deforestasi, peningkatan kekeringan dan kenaikan suhu.
FAO telah menetapkan wilayah Ait Souab-Ait Mansour di Maroko, sebuah daerah unik di mana pohon argan telah dibudidayakan selama berabad-abad, sebagai Sistem Warisan Pertanian Penting Secara Global (GIAHS).
Sistem ini mendukung konservasi, sekaligus mempromosikan penggunaannya yang berkelanjutan untuk ekonomi lokal.
Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menetapkan pada tahun 1998 daerah produksi endemik sebagai Cagar Biosfer Arganeraie.




