Darilaut – Setiap tanggal 10 Mei Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingati Hari Argania Internasional (International Day of Argania). Argania adalah pohon.
Pohon argan memiliki manfaat serbaguna yang mendukung perolehan pendapatan, meningkatkan ketahanan dan meningkatkan adaptasi iklim.
Pohon ini memainkan peran yang sangat penting dalam mencapai tiga dimensi pembangunan berkelanjutan – ekonomi, sosial dan lingkungan – di tingkat lokal.
Pohon argan (Argania spinosa) sebagai pilar mendasar untuk pembangunan berkelanjutan.
Minyak argan, salah satu minyak paling langka di dunia dan disebut sebagai “emas cair” Maroko.
Banyak kegunaan minyak argan, seperti untuk masakan, obat-obatan dan kosmetik. Kemampuannya untuk mencegah penyakit kardiovaskular dan manfaatnya bagi kulit diakui secara ilmiah.
Perempuan pedesaan memimpin seluruh proses ekstraksi melalui pengetahuan yang ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Sektor produksi argan berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi dan inklusi keuangan masyarakat lokal, terutama perempuan yang tinggal di daerah pedesaan.
Koperasi berperan penting dalam mempromosikan peluang kerja lokal dan dapat memainkan peran penting dalam berkontribusi pada ketahanan pangan dan dalam memberantas kemiskinan.




