Kamis, Agustus 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Sejarah Taman Wisata Perairan Kapoposang

redaksi
2 November 2018
Kategori : Konservasi
0
Kapoposang

Kawasan perairan Kapoposang. FOTO: ILHAM MAHMUDA/BKKPN KUPANG

KAPOPOSANG terletak di Kepulauan Spermonde. Secara administratif lokasi ini masuk dalam wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) di Provinsi Sulawesi Selatan.

Menuju lokasi ini dengan menggunakan perahu bermotor. Akses pelayaran bisa melalui pelabuhan Paotere dan Popsa. Lama pelayaran dengan perahu motor enam jam.

Ada pula pelayaran hanya dengan waktu dua sampai tiga jam. Ini menggunakan perahu cepat (speed boat).
Pelayaran lain ke Kapoposang melalui pelabuhan Kalibone-Maros dan Pangkep, dengan waktu tempuh tujuh sampai delapan jam.

Sebelum pengelolaan kawasan ini dibawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), berada di Kementerian Kehutanan.

Pada 12 September 1996 Menteri Kehutanan mengeluarkan SK Nomor 588/Kpts-VI/1996 tentang penetapan Kepulauan Kapoposang sebagai Taman Wisata Alam Laut. Luas kawasan 50.000 hektare.

Selanjutnya, pengelolaan diserahkan ke KKP pada 2009. Berita acara serah terima dari Kementerian Kehutanan ke KKP dengan nomor BA.01/menhut-IV/2009 dan Nomor BA. 108/MEN.KP/III/2009, tanggal 4 maret 2009.

Kawasan ini menjadi Taman Wisata Perairan Kepulauan Kapoposang dan Laut di sekitarnya (TWP Kepulauan Kapoposang). TWP Kapoposang kemudian ditetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan melalui Kep.66/Men/2009 pada 3 September 2009.

***

Terdapat 3 pintu (pelabuhan) untuk masuk ke TWP Kapoposang. Di pelabuhan Pulau Kondongbali untuk kunjungan penduduk dari luar kawasan. Pelabuhan pulau Papandangan untuk transportasi internal (wisata dan biasa). Pelabuhan pulau Kapoposang untuk kunjungan wisata.Bagian tenggara Kepulauan Kapoposang memiliki pantai berpasir putih yang luas. Ini biasanya menjadi tempat wisata.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BKKPN KupangKKPKonservasi
Bagikan23Tweet13KirimKirim
Previous Post

Transplantasi Karang di Lifuleo dan Kapoposang

Next Post

Menteri LHK: Ekosistem Pesisir dan Laut Alami Ancaman Serius

Postingan Terkait

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

5 Agustus 2026
Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

30 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
KLHK

Menteri LHK: Ekosistem Pesisir dan Laut Alami Ancaman Serius

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Kujira Mendarat di Luzon Utara, Filipina

Topan Dolphin Mendekati Okinawa dan Amami, Maskapai Batalkan Penerbangan

Gempa M5,9 Guncang Halmahera Utara

Puncak El Niño September dan Desember 2026

El Niño Menguat, 49 Juta Orang Akan Mengalami Kelaparan Akut, 225 Juta Rawan Pangan

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

AmsiNews

REKOMENDASI

Sisihkan Ribuan Mahasiswa, Tim UNG Juara Favorit Ajang Innovilleague 2025

Zona Integritas Memperbaiki UNG dengan Bekerja Lebih Baik dan Transparan

Hebohkan Warga, Lumba-Lumba Putih China Muncul di Sungai

Bibit 93S Berpotensi Sedang Menjadi Siklon Tropis

Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG di Kelurahan Lekobalo Meluncurkan Aplikasi “GiziGo”

Saola Menjadi Topan Super di Dekat Isabela, Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.