Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Misteri Cumi-cumi Raksasa, Panjangnya Lebih Dari 10 Meter

redaksi
4 Mei 2022
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Misteri Cumi-cumi Raksasa, Panjangnya Lebih Dari 10 Meter

Kromatofor cumi-cumi raksasa memungkinkannya untuk mengambil rona merah, kamuflase yang sangat baik di perairan yang gelap dan dalam. FOTO: JAMES TAYLOR/AQUARIUM.CO.ZA

Para ilmuwan tidak setuju tentang penyebab fenomena ini. Terutama karena laut dalam tidak dapat diakses untuk memungkinkan studi skala besar.

Diduga penyebab utama gigantisme adalah kelangkaan makanan. Hal ini karena hewan yang lebih besar cenderung memiliki metabolisme yang lebih efisien dan mampu melakukan perjalanan jauh.

Hewan laut dalam biasanya tidak bertahan hidup saat dibawa ke permukaan dengan cepat.

Apalagi cumi-cumi raksasa tidak memiliki kantung renang yang berisi gas. Hewan ini rentan terhadap cedera traumatis saat muncul ke permukaan, perubahan suhu yang cepat di permukaan laut.

Saat kritis, gas terlarut dalam darah dan jaringan cumi-cumi akan keluar dan membentuk gelembung selama dekompresi.

Inilah alasan mengapa hampir semua cumi-cumi raksasa yang dilihat manusia sudah terluka parah atau mati.

Cumi-cumi raksasa ditemukan di semua lautan. Tetapi tampaknya hewan ini lebih menyukai suhu air sedang dan lebih jarang di lautan kutub dan tropis.

Daerah dengan spesimen cumi-cumi raksasa paling banyak dilaporkan adalah Newfoundland, Spanyol, Portugal, Afrika Selatan, Namibia, Jepang, Selandia Baru dan Australia.

Meskipun tampaknya lautan terbuka adalah habitat yang disukai, laut yang terhubung, khususnya Tasman, Karibia, dan Teluk Meksiko juga tampaknya merupakan habitat yang cocok.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Afrika SelatanCumi-cumiCumi-cumi RaksasaGiant Squids
Bagikan17Tweet10KirimKirim
Previous Post

Foto: Semarak Akhir Ramadan di Gorontalo

Next Post

Hati-Hati! Sengatan Ubur-ubur Kotak Mengandung Racun yang Mematikan

Postingan Terkait

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

6 November 2026
Kondisi Cuaca di Indonesia Beragam, Sejumlah Wilayah Relatif Kering dan Lainnya Berpotensi Hujan Lokal

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

6 November 2026

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Next Post
Hati-Hati! Sengatan Ubur-ubur Kotak Mengandung Racun yang Mematikan

Hati-Hati! Sengatan Ubur-ubur Kotak Mengandung Racun yang Mematikan

Komentar tentang post

TERBARU

Konferensi Iklim PBB di Tengah Kekeringan, Banjir Dahsyat, Gelombang Panas dan El Niño Sangat Kuat

Potensi Hujan Lebat dan Kekeringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Hujan Lebat di Tengah El Niño Sangat Kuat

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

AmsiNews

REKOMENDASI

Wahai Nelayan, Ini yang Gratis di Perhubungan Laut …

Menyelamatkan Spesies Hiu Dari Ancaman Kepunahan

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Mitra, UNG Meraih 6 Penghargaan di Anugerah Diktiristek 2023

Pangan dan Energi Jadi Masalah Global

Wisatawan Mancanegara Usul Penanganan Sampah Plastik bagi Siswa di Togean

Operasional Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup Hingga Senin

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.