Minggu, Agustus 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

redaksi
8 Agustus 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Pelayaran di Laut Mediterania. FOTO: Baptiste Buisson/UNEP

Darilaut – Jika Odysseus umumnya menghadapi monster-monster yang merintanginya satu per satu, berbagai hambatan modern di Laut Mediterania justru saling berinteraksi dan menggerogoti kesehatan kawasan tersebut secara keseluruhan.

Monster-monster baru ini menimbulkan ancaman yang sangat serius. Setiap hari, diperkirakan sebanyak 730 ton sampah plastik masuk ke laut, sebagian besar terbawa oleh aliran sungai; plastik sekali pakai menyumbang lebih dari 60 persen sampah di pantai-pantai Mediterania.

Melansir UN News air limbah, bahan kimia industri, limpasan pertanian, dan polutan dari kapal turut mencemari perairan laut, di samping ancaman baru seperti limbah farmasi, mikroplastik, zat aditif plastik, serta meningkatnya kebisingan bawah air yang mengganggu satwa liar.

Gelombang Panas Hingga Polusi

Wilayah Mediterania mengalami pemanasan 20 persen lebih cepat dibandingkan rata-rata kenaikan suhu global, yang ditandai dengan seringnya terjadi gelombang panas musim panas.

Perubahan pola curah hujan, kenaikan permukaan laut, dan pengasaman laut juga memperparah risiko kekeringan, kebakaran hutan, banjir, erosi, dan kelangkaan air.

Aktivitas konstruksi, polusi, dan berbagai industri mengganggu serta merusak keanekaragaman hayati laut yang kaya, mulai dari penyu tempayan (loggerhead sea turtle) dan lumba-lumba bergaris hingga ikan todak, gurita, dan anjing laut biarawan Mediterania (Mediterranean monk seal) yang langka.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Gelombang PanasLaut Mediteraniasampah plastikUNEP
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

Postingan Terkait

Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

8 Agustus 2026
Typhoon Dolphin’s Path Forms a Hexagonal Pattern Heading Toward China’s East Coast

Typhoon Dolphin’s Path Forms a Hexagonal Pattern Heading Toward China’s East Coast

8 Agustus 2026

Unik, Lintasan Topan Dolphin Membentuk Pola Segi Enam Menuju Pantai Timur Cina

74 Mahasiswa Profesi Ners UNG Awali Langkah Menjadi Perawat Profesional

Topan Dolphin Berada Sangat Dekat dengan Pulau Okinawa Jepang

Dampak Kekeringan, Lebih Dari 15 Ribu Warga di Provinsi Gorontalo Sulit Air Bersih

Typhoon Dolphin Struck Japan’s Amami and Okinawa Islands

Topan Dolphin Menghantam Amami dan Okinawa Jepang, Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

TERBARU

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

Typhoon Dolphin’s Path Forms a Hexagonal Pattern Heading Toward China’s East Coast

Unik, Lintasan Topan Dolphin Membentuk Pola Segi Enam Menuju Pantai Timur Cina

74 Mahasiswa Profesi Ners UNG Awali Langkah Menjadi Perawat Profesional

Topan Dolphin Berada Sangat Dekat dengan Pulau Okinawa Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

BKKPN Kupang Usut Kapal Pesiar Lego Jangkar di Kawasan Konservasi

Gempa Morotai Akibat Subduksi Lempeng Laut Filipina

26 Orang Korban Meninggal Dunia Longsor Tambang Rakyat Suwawa

Badai Tropis Ragasa Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Kota Gorontalo Prioritas Penggunaan Produk UMKM dan Koperasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.