Jumat, September 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

redaksi
8 Agustus 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

Pelayaran di Laut Mediterania. FOTO: Baptiste Buisson/UNEP

Darilaut – Jika Odysseus umumnya menghadapi monster-monster yang merintanginya satu per satu, berbagai hambatan modern di Laut Mediterania justru saling berinteraksi dan menggerogoti kesehatan kawasan tersebut secara keseluruhan.

Monster-monster baru ini menimbulkan ancaman yang sangat serius. Setiap hari, diperkirakan sebanyak 730 ton sampah plastik masuk ke laut, sebagian besar terbawa oleh aliran sungai; plastik sekali pakai menyumbang lebih dari 60 persen sampah di pantai-pantai Mediterania.

Melansir UN News air limbah, bahan kimia industri, limpasan pertanian, dan polutan dari kapal turut mencemari perairan laut, di samping ancaman baru seperti limbah farmasi, mikroplastik, zat aditif plastik, serta meningkatnya kebisingan bawah air yang mengganggu satwa liar.

Gelombang Panas Hingga Polusi

Wilayah Mediterania mengalami pemanasan 20 persen lebih cepat dibandingkan rata-rata kenaikan suhu global, yang ditandai dengan seringnya terjadi gelombang panas musim panas.

Perubahan pola curah hujan, kenaikan permukaan laut, dan pengasaman laut juga memperparah risiko kekeringan, kebakaran hutan, banjir, erosi, dan kelangkaan air.

Aktivitas konstruksi, polusi, dan berbagai industri mengganggu serta merusak keanekaragaman hayati laut yang kaya, mulai dari penyu tempayan (loggerhead sea turtle) dan lumba-lumba bergaris hingga ikan todak, gurita, dan anjing laut biarawan Mediterania (Mediterranean monk seal) yang langka.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Gelombang PanasLaut Mediteraniasampah plastikUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Odyssey Laut Mediterania, Gudang Harta karun ekologis yang Kian Tertekan

Next Post

Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

Postingan Terkait

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

25 September 2026
Kondisi Gerah di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Kenaikan Permukaan Laut Kian Cepat

25 September 2026

Presiden WMO Dr Abdulla Al Mandous: Makin Banyak Kejadian Cuaca Ekstrem

Hakim MK Bahas Perkara PHPU Pilpres, Sidang Putusan Syarat Pendidikan Awal Pekan Depan

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

UNG Kandidat PTN BH

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Next Post
Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

Topan Dolphin Mendekati Pantai Timur Cina, 1684 Kapal Berhenti Beroperasi dan 120 Ribu Orang Dievakuasi

TERBARU

Para Pemimpin Dunia Setuju Deklarasi Untuk Mengatasi Kenaikan Permukaan Laut

Kenaikan Permukaan Laut Kian Cepat

Presiden WMO Dr Abdulla Al Mandous: Makin Banyak Kejadian Cuaca Ekstrem

Hakim MK Bahas Perkara PHPU Pilpres, Sidang Putusan Syarat Pendidikan Awal Pekan Depan

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Apakah yang Dimaksud Dengan Arus Pusaran Laut

Korban Tewas Akibat Badai Dahsyat Helene di AS 121 Orang

Internalisasi Nilai Langga Dalam Karakter Akuntansi

Agar Tidak Membingungkan, Sutopo Purwo Nugroho Hapus Kicauan ini Bukan Tsunami

Repatriasi 225 ABK Indonesia di Kapal Pesiar MSC Magnifica

2018, ESDM Fasilitasi Energi Berkeadilan di Daerah Terdepan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.