Bantuan yang diberikan berbagai pihak mulai dari proses evakuasi dan pencarian mahasiswa, layanan medis untuk korban luka dan selamat, hingga proses pemulangan jenazah korban meninggal ke pihak keluarga.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama semua pihak baik itu pemerintah daerah, Kepolisian, Basarnas dan masyarakat dalam proses ini,” ujar Rektor.
“Upaya yang dilakukan dengan cepat dan sigap sangat membantu dalam menyelamatkan korban dan menangani situasi darurat bencana ini.”
Rektor mengatakan bahwa UNG akan terus memberikan perhatian dan dukungan bagi seluruh mahasiswa dan keluarga yang terdampak.
Khusus mahasiswa korban selamat, menurut Rektor, akan terus melakukan pemantauan tahap rehabilitasi pascatragedi, sebagai bagian dari komitmen dan tanggung jawab UNG terhadap para korban.
“Terima kasih atas kepedulian, keprihatinan serta doa dari semua pihak terkait. Insyaallah para korban meninggal diberikan husnul khotimah dan memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Rektor.
Hari ini, Kamis, Rektor dan pimpinan UNG melayat dan takziah di rumah korban meninggal dunia Sri Maghfira Mamonto di Inobonto Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Selanjutnya, Rektor dan pimpinan UNG menuju rumah duka Alfateha Ahdania Ahmadi di Ratatotok, Minahasa Tenggara.




