Sebelumnya, Rabu (16/4) Rektor didampingi pimpinan UNG melayat ke rumah duka Regina Malaka di Marisa, Pohuwato. Rektor juga menemui dan memberikan motivasi korban selamat Nirmawati Musa di Buntulia, Pohuwato.
Rektor membesuk korban selamat yang mendapatkan perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Aloei Saboe.
Hal ini sebagai bentuk kepedulian pimpinan UNG terhadap mahasiswa yang menjadi korban saat melaksanakan tugas penelitian dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN di Desa Dunggilata.
Rektor menjelaskan universitas akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas lapangan mahasiswa. Hal ini menjadi penting mengingat kondisi alam yang kian sulit diprediksi dan berisiko tinggi bagi keselamatan.
Penjelasan Rektor disampaikan saat membesuk mahasiswa korban selamat yang mendapatkan perawatan di rumah sakit Aloei Saboe.
“Kita harus melihat bahwa kejadian ini, meskipun merupakan musibah, tetap harus menjadi peringatan bagi kita semua. Ini menjadi pengingat penting untuk meningkatkan aspek keamanan, terutama bagi mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan lapangan,” ujar Rektor.
“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Setelah insiden ini, langkah yang akan kami ambil adalah memperketat pemantauan posisi mahasiswa saat berada di lapangan, terlebih di masa seperti sekarang, di mana kondisi alam sangat tidak menentu.”




