Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

NASA Akan Mengamati dan Mengidentifikasi Spesies Fitoplankton dari Luar Angkasa

redaksi
26 Juni 2023
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
NASA Akan Mengamati dan Mengidentifikasi Spesies Fitoplankton dari Luar Angkasa

Instrumen satelit PACE (Plankton, Aerosol, Cloud, and ocean Ecosystem) akan mengamati lautan dan akan menginformasikan berbagai jenis fitoplankton berkembang. GAMBAR: NASA

“Tanpa fitoplankton, kita mungkin tidak bisa bernapas atau makan sushi,” kata Aimee Neeley, ahli kelautan NASA Goddard.

Bahkan di perairan yang lebih dingin di garis lintang yang lebih tinggi, fitoplankton sangat penting bagi kehidupan laut.

Fitoplankton ketika berkembang (mekar) di sekitar Gotland, sebuah pulau Swedia, Laut Baltik. FOTO: USGS/NASA/Landsat 7

Di daerah kutub, mekarnya (berkembangnya) fitoplankton – ketika organisme tumbuh dan berkembang biak dalam jumlah besar yang terlihat dari luar angkasa – dapat mengikuti siklus pencairan es laut.

Ketika lapisan es laut surut, sinar matahari dapat mencapai permukaan laut dan fitoplankton yang mengapung di atasnya, memungkinkan untuk berfotosintesis dan berkembang setelah lama tertutup.

Ini menghasilkan bahan bakar untuk spesies lain. Spesies kutub dari kerang dan krill hingga walrus dan paus mengandalkan mekar tepat waktu ini untuk sumber makanannya.

“Perubahan waktu mekar berdampak pada seluruh ekosistem,” kata Neeley.

Karena waktu dan luasnya penyusutan es laut berubah dalam iklim yang menghangat, PACE akan dapat melacak perubahan waktu pemekaran, memberikan wawasan tentang dampak yang lebih luas terhadap ekosistem.

PACE bukanlah satelit pertama yang memungkinkan kita melihat fitoplankton dari luar angkasa. Misi ini penerus DARI Terra, Aqua, Landsat, dan SeaWiFS (Sensor Bidang Pandang Luas Pengamat Laut), yang telah mengumpulkan data tentang fitoplankton sejak 1990-an.

Halaman 4 dari 5
Sebelumnya1...345Selanjutnya
Tags: AntariksaFitoplanktonFotosintesisNASANASA GoddardPACEPlanktonSatelit
Bagikan8Tweet5KirimKirim
Previous Post

Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 Akan Beroperasi Awal 2024

Next Post

Ada Fitoplankton yang Berbahaya

Postingan Terkait

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026
Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Ada Fitoplankton yang Berbahaya

Ada Fitoplankton yang Berbahaya

Komentar tentang post

TERBARU

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

AmsiNews

REKOMENDASI

Ada Kemungkinan 60 Persen La Nina Segera Tiba

85 Kejadian Banjir dan 20 Tanah Longsor di Awal Tahun 2021

Badai Tropis Doksuri Terbentuk di Laut Filipina

Lebih Dari 1.400 Mahasiswa UNG Pengabdian Masyarakat di 93 Desa

UNG Rintis Program Kuliah 5 Tahun Dapat Gelar Sarjana dan Magister Sekaligus

Topan Freddy Pecahkan Rekor Dunia Akumulasi Energi Siklon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.