Kamis, Juli 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ada Fitoplankton yang Berbahaya

redaksi
26 Juni 2023
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
Ada Fitoplankton yang Berbahaya

Ilustrasi fitoplankton. FOTO: NASA

Darilaut – Tidak semua fitoplankton bermanfaat bagi ekosistem. Beberapa spesies dapat menghasilkan racun yang berbahaya bagi manusia atau spesies laut lainnya.

Mekarnya (berkembangnya) alga yang berbahaya ini dapat mengganggu ekosistem serta kehidupan sehari-hari bagi orang-orang di dekat pantai, danau, dan sungai.

Mekar cyanobacteria, misalnya, dapat merusak air minum dan penggunaan air rekreasi dengan racun yang dihasilkannya.

Para ilmuwan telah menggunakan beberapa data satelit untuk melacak dan memantau mekar ini dan kondisi yang menyebabkannya.

National Aeronautics and Space Administration (NASA) atau Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat akan mengamati pergerakan dan mengidentifikasi berbagai spesies fitoplankton ini dari luar angkasa.

Untuk memberi kita pandangan baru tentang organisme air yang luar biasa ini, NASA meluncurkan satelit ini direncanakan pada awal tahun 2024.

Menurut Nasa.gov Instrumen pada satelit PACE (Plankton, Aerosol, Cloud, and ocean Ecosystem) akan mengamati lautan dan mengumpulkan data tentang warna cahaya yang memantulkannya, memberi tahu kita di mana berbagai jenis fitoplankton berkembang.

PACE harus mempermudah penguraian spesies dan kondisi ini, memungkinkan orang mengembangkan cara untuk mengurangi dampak dan mencegah mekar di masa depan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AntariksaFitoplanktonFitoplankton BeracunFotosintesisNASANASA GoddardPACESatelit
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

NASA Akan Mengamati dan Mengidentifikasi Spesies Fitoplankton dari Luar Angkasa

Next Post

Gelombang Panas Menghanguskan Utara Cina, Spanyol dan Amerika Selatan

Postingan Terkait

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

15 Juli 2026
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

15 Juli 2026

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Next Post
Gelombang Panas Menghanguskan Utara Cina, Spanyol dan Amerika Selatan

Gelombang Panas Menghanguskan Utara Cina, Spanyol dan Amerika Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

AmsiNews

REKOMENDASI

ISKINDO dan Banyan Tree Pendampingan Nelayan Korban Bencana Sulawesi Tengah

Lulusan Dokter Pertama Menjadi Tonggak Penting Bagi Sejarah UNG

Silaturahim Rektor UMRAH, Danlantamal IV Dorong Dosen dan Mahasiswa Aktif Menulis

Tangkap Ikan Tuna, Nelayan Mandar Dapat Rp 10 Juta

Hari Pers Internasional, Lebih 50 Pemimpin Redaksi  Mendeklarasikan Indonesia Chief Editors Club

58 Kelompok Riset UNG Menerima Pendanaan Program Penelitian Kemdikbudristek

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.