Plt. Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Taufiq Gunawan mengatakan, tujuan penyelenggaraan SLCN di Provinsi Bali ini adalah untuk berbagi ilmu pengetahuan dari BMKG kepada nelayan dan penyuluh perikanan terkait pelayanan informasi meteorologi maritim. Juga untuk meningkatkan kemampuan antisipasi dampak gejala iklim ekstrem terhadap kegiatan perikanan.
“Kita juga berupaya meningkatkan diseminasi layanan informasi meteorologi maritim kepada penyuluh, serta menunjang keberhasilan pembangunan di sector perikanan dalam adaptasi kebiasaan baru,” kata Taufiq.
Dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap kegiatan SLCN ini juga disampaikan oleh Gubernur Bali.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Bali, I Gede Indra Dewa Putra mengatakan, BMKG telah mengambil peran sesuai dengan tugas dan fungsinya. Informasi BMKG dapat dipadukan dengan potensi penangkapan ikan yang tentu dapat berguna mendukung kesejahteraan masyarakat sejalan dengan visi pemerintah provinsi Bali.
Kegiatan SLCN Provinsi Bali dilaksanakan tanggal 8 hingga 10 November. Sekolah Lapang ini diikuti sebanyak 25 peserta yang terdiri dari penyuluh perikanan se provinsi Bali, perwakilan kelompok nelayan, petani garam, rumput laut dan budidaya udang.
Selain peserta di Bali, kegiatan ini juga diikuti oleh peserta dari beberapa negara Asia Pasifik melalui sambungan virtual.





Komentar tentang post