Jumat, September 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Filsafat Ilmu Kelautan Kontemporer—Bukan Sekadar Ngetik Data di Pantai

redaksi
27 Mei 2025
Kategori : Kajian
0
Filsafat Ilmu Kelautan Kontemporer—Bukan Sekadar Ngetik Data di Pantai

Dr. Gybert E. Mamuaya. FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Oleh : Dr. Gybert E. Mamuaya (Ketua Local Project Implementation Unit – Marine Science Education Project (LPIU – MSEP) Unsrat 1988-1993)

Bayangin deh, ilmu kelautan itu kayak kamu lagi naik kapal—bukan kapal biasa, tapi kapal yang punya GPS canggih, peta dari nelayan lokal, dan kompas moral yang kadang suka muter-muter.

Filsafat ilmu kelautan kontemporer itu semacam kapten kapal yang bilang, “Eh, jangan cuma ngintip layar GPS doang, lihat juga ombak, angin, dan suara ikan!”

Jadi, ini bukan cuma soal ngukur suhu air atau ngitung jumlah ikan doang. Kita diajak mikir: kenapa sih kita harus peduli sama laut? Apa cuma buat jual ikan atau ada makna yang lebih dalam? Dan yang lucu, kadang ilmuwan sibuk banget sama angka dan data, sampai lupa tanya sama nelayan yang udah puluhan tahun ‘ngobrol’ sama laut.

Nah, di sinilah filsafat ilmu kelautan masuk, jadi pengingat biar kita nggak cuma jadi ‘robot data’ yang cuek sama budaya, mitos, dan moral masyarakat pesisir.

Ingat Tagaroa, dewa laut yang bukan cuma ngatur ombak tapi juga ngatur hati orang-orang yang bergantung sama laut. Kita mesti belajar dari dia, biar ilmu kita nggak cuma pinter tapi juga bijak.

Filsafat ilmu kelautan kontemporer itu kayak cerita perjalanan yang nggak ada habisnya. Kadang kita ketemu badai data, kadang harus nyari jalan lewat pulau kearifan lokal, dan kadang harus berlayar pakai perahu etika biar nggak nyasar.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Dr. Gybert E. MamuayaFilsafat Ilmu Kelautan
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Pohon Tua di Samping Kantor Pos Kota Gorontalo Memiliki Nilai Historis

Next Post

Pelaku Kecurangan UTBK Akan Mendapatkan Hukuman yang Seberat-beratnya

Postingan Terkait

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

7 September 2026

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Next Post
Pelaku Kecurangan UTBK Akan Mendapatkan Hukuman yang Seberat-beratnya

Pelaku Kecurangan UTBK Akan Mendapatkan Hukuman yang Seberat-beratnya

TERBARU

Hakim MK Bahas Perkara PHPU Pilpres, Sidang Putusan Syarat Pendidikan Awal Pekan Depan

Tropical Storm Surigae to Strengthen in the Philippine Sea

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

UNG Kandidat PTN BH

Status Gunung Anak Krakatau Menjadi Level II Waspada

Ada Penambahan Daratan Gunung Anak Krakatau Seluas 32.8 Hektare

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Surigae Terbentuk di Laut Filipina

Peringatan Dini Sebelum Topan Freddy Menerjang Madagaskar dan Mozambik

85 Kejadian Banjir dan 20 Tanah Longsor di Awal Tahun 2021

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Badai Siklon Mendarat di Dekat Langsa Aceh, Bawa Hujan dan Angin Kencang

Katie, yang Termuda Berlayar Sendirian Keliling Inggris

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.