Kedua, menggabungkan data yang diselamatkan dengan data yang sudah tersedia memungkinkan cuaca dan iklim saat ini ditempatkan dengan lebih baik dalam konteks historis;
Ketiga, memberikan dasar untuk menilai sensitivitas historis sistem alami dan buatan manusia terhadap variabilitas dan perubahan lingkungan, sehingga memungkinkan penilaian yang lebih akurat mengenai dampak variabilitas dan perubahan lingkungan di masa depan.
Penilaian tersebut dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan untuk memitigasi kerugian akibat bencana lingkungan dan memberikan peningkatan informasi untuk pembangunan ekonomi.
Pedoman yang diperbarui ini telah disusun dan ditinjau oleh banyak ahli dari komunitas meteorologi dan akademis di seluruh dunia. Ini termasuk dari Layanan Meteorologi dan Hidrologi Nasional, Layanan Perubahan Iklim Copernicus (C3S), Organisasi Penyelamatan Data Lingkungan Internasional (IEDRO), dan Rekonstruksi Sirkulasi Atmosfer di Bumi (ACRE).




